Kroni Orba di Pemerintahan, Kasus Tanjung Priok Akan Terhambat

KIBLAT.NET, Jakarta- Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritisi adanya Tri Sutrisno yang duduk di lingkaran pemerintahan. Padahal, ia dianggap bertanggung jawab terhadap tragedi Tanjung Priok.

“Kroni orde baru yang seharusnya dimintai pertanggungjawaban dalam peristiwa Tanjung Priok dan lainnya, menduduki posisi penting di pemerintahan. Ini yang kemudian kemudian menjadi berbahaya dan menghambat proses hukum di pengadilan,” kata Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Feri Kusuma kepada Kiblat.net di Kantor Kontras, Jakarta pada Rabu (13/09).

Ia menegaskan bahwa ini adalah satu kesalahan pemerintah. Sebab, pemerintah tidak punya ketegasan untuk menarika garis dari masa lalu ke masa sekarang. Artinya, orang terdahulu yang melakukan kesalahan tidak ditindak tegas pada pemerintahan masa sekarang.

“Kalau misalnya reformasi 98 untuk membedakan rezim sebelumnya dengan rezim sesudahnya. Bagaimana orang orang terdahulu yang mereka terlibat dalam kejahatan? mereka seharusnya dimintai pertanggung jawaban,” ucapnya.

Di negara lain, kata dia, orang yang pernah melakukan kesalahan tidak diberi jabatan. Jadi seseorang yang mendapat sisi strategi di pemerintahan dia dicek latar belakangnya. Namun di Indonesia justru sebaliknya.

“Di sinilah ada kekacauan. Ini jadi pertanyaan ini negara hukum bukan?,” ujarnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Hunef Ibrahim

The post Kroni Orba di Pemerintahan, Kasus Tanjung Priok Akan Terhambat appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

close