Kader Golkar Terjerat Narkoba, Ini Reaksi Mahyudin

KONFRONTASI - Terkait penangkapan kader Golkar Indra J. Piliang karena mengkonsumsi narkoba jenis sabu, Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin mengaku terkejut.

"Saya prihatin sekaligus kecewa mendengarnya. Prihatin karena ini terjadi pada politisi Golkar, kecewa karena yang melakukan kader muda," kata Mahyudin kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/9). 

Menurutnya, sejak awal Golkar sudah menerapkan tes urine terhadap para pengurus untuk mengantisipasi kejadian seperti itu. Mahyudin mengimbau kader-kader muda baik yang aktif di partai politik maupun organisasi kemasyarakatan dapat menghindari penyalahgunaan narkoba. 

"Mau aktif di parpol atau di ormas, generasi muda sedapat mungkin menghindari narkoba. Apapun jenisnya, sabu, putaw, ekstasi, ganja dan nama lainnya tak memberi efek positif. Justru banyak negatifnya buat fisik, psikis maupun psikologis kita," jelasnya.

Mahyudin menegaskan, pemuda adalah masa depan bangsa. Sejatinya harus siap lahir batin menjadi penerus pembangunan Indonesia. 

"Masa depan Republik ini ada di tangan para pemuda. Karenanya, pemuda harus kreatif, inovatif dan prestatif. Bukan justru bergaul dengan hal-hal negatif yang merusak, seperti nakroba dan minuman keras," katanya.

Mahyudin yang juga wakil ketua MPR RI berharap kaum muda Indonesia semakin terbuka wawasannya tentang dampak buruk narkoba.

Indra Piliang bersama dua orang lagi ditangkap aparat Polda Metro Jaya di Opal Diamond karaoke di Taman Sari, Jakarta Rabu malam (13/9) karena diduga mengkonsumsi sabu. Meski tidak ditemukan barang bukti sabu kecuali alat pakai seperti bong, cangkong, dan korek api, namun hasil awal tes urine positif mengandung narkoba.[ian/rml]

Category: 


from Politik https://www.konfrontasi.com/content/politik/kader-golkar-terjerat-narkoba-ini-reaksi-mahyudin
via IFTTT

close