Forum Aktivis HAM Desak Jokowi Evaluasi Pelanggaran HAM Atas Nama Pancasila

KIBLAT.NET, Jakarta – Forum Aktivis Hak Asasi Manusia (FAHAM) mendesak pemerintahan Joko Widodo melalui Unit Kerja Presiden untuk Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) segera membuka kembali pengalaman kehidupan bangsa dalam tragedi-tragedi kekerasan oleh Negara di masa lalu.

“Hendaknya Presiden Jokowi melihat pengalaman-pengalaman kehidupan bangsa dalam tragedi-tragedi kekerasan negara di masa lalu,” ungkap Direktur Eksekutif Amnesti Internasional Indonesia, Usman Hamid di gedung HDI Hive Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (11/09).

Dalam pandangan Usman, Presiden perlu mengerahkan seluruh mandat sekaligus sumber daya UKP-PIP untuk melakukan evaluasi total atas gambaran tragedi kemanusiaan tersebut.

“Tentu, harus ada evaluasi total melihat dari tragedi HAM masa lampau. Itu untuk membuka jalan pemantapan Pancasila yang benar-benar akan membawa kebaikan,” katanya.

Dalam hal ini, Forum Aktivis Hak Asasi Manusia (FAHAM) menyampaikan desakan itu dalam rangka memperingati tragedi berdarah Tanjung Priok 12 September 1984.

“Peristiwa yang menginjak tahun ke-33 ini hanyalah satu dari sekian produk kekerasan negara akibat pemaksaan ideologi negara Pancasila sebagai asas tunggal atau satu-satunya asas yang wajib dianut oleh seluruh organisasi masyarakat,” jelas Usman.

Selain tragedi Tanjung Priok, Usman memberi contoh lainnya terkait kekerasan Negara kepada organisasi, yaitu pada tragedi Talangsari 1989. Pemerintah saat itu dipandang mengutamakan jalan kekerasan untuk menindak organisasi yang tidak sepaham dengan kebijakan negara.

“Tidak lupa juga tragedi Talangsari 1989, itu semua atas adanya pemaksaan ideologi Pancasila,” katanya.

Reporter: Reno Alfian
Editor: M. Rudy

The post Forum Aktivis HAM Desak Jokowi Evaluasi Pelanggaran HAM Atas Nama Pancasila appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

0 Response to "Forum Aktivis HAM Desak Jokowi Evaluasi Pelanggaran HAM Atas Nama Pancasila"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas