Bandara Brussel Deportasi Wanita Denmark Karena Pakai Niqab

KIBLAT.NET, Brussel – Seorang wanita berkewarganegaraan Denmark dideportasi dari bandara Brussel setelah menolak perintah polisi untuk melepaskan niqabnya.

Sekretaris Negara Belgia untuk Suaka dan Migrasi, Theo Francken mengkonfirmasi kejadian tersebut dalam akun Twitter resminya, Sabtu (16/09).

“Seorang wanita Denmark yang berasa dari Tunis menolak melepaskan niqabnya di perbatasan kami. Polisi tidak dapat mengidentifikasi dirinya. Dia kemudian dikirim kembali ke Tunis,” tulis Francken di akun pribadinya @FranckenTheo.

Theo mengatakan bahwa identitas wanita tersebut masih belum jelas. “Pada Kamis, saya memberitahu rekan saya di Denmark Inger Stojberg, Menteri Imigrasi, Integrasi, dan Perumahan Denmark mengenai insiden niqab yang melibatkan seorang warga Denmark di Schengenborder kami,” tambahnya.

Pada November 2015 silam, polisi di Brussel juga menahan seorang wanita Saudi yang berniqab karena kasus serupa.

Sebuah undang-undang terkait pelarangan mengenakan jilbab penuh, niqab, serta burqa mulai berlaku di Belgia pada tanggal 23 Juli 2011 silam. Wanita yang mengenakan cadar penuh di depan umum akan dikenai denda serta mendapatkan hukuman tujuh hari penjara. (Rud)

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Azzam Habil

The post Bandara Brussel Deportasi Wanita Denmark Karena Pakai Niqab appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

0 Response to "Bandara Brussel Deportasi Wanita Denmark Karena Pakai Niqab"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas