Mengapa Ridwan Kamil Kalah Jauh Dibanding Deddy Mizwar? Jawaban Ini Menghentak


Survei terbaru Fokus Survei Indonesia (FSI) yang hasilnya dirilis di Jawa Pos, 13 Agustus 2017, mengejutkan cukup banyak orang. Ternyata popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas Ridwan Kamil kalah jauh dibandingkan Deddy Mizwar.

Tingkat popularitas Deddy Mizwar mencapai 93,7 persen sedangkan tingkat popularitas Ridwan Kamil hanya 64,7 persen.

Survei itu juga menunjukkan, tingkat popularitas tokoh lainnya masih berada di bawah Deddy Mizwar. Rieke Dyah Pitaloka 85,1 persen, Dede Yusuf 81,7 persen, Dedi Mulyadi 67,9 persen, dan Netty Prasetiani 52,1 persen.

Tingkat elektabilitas Deddy Mizwar mencapai 39,4 persen sedangkan tingkat elektabilitas Ridwan Kamil hanya 6,2 persen.

Tingkat elektabilitas Deddy Mizwar ini juga tertinggi dibandingkan tokoh-tokoh lainnya. Dedi Mulyadi 13,3 persen, Rieke Dyah Pitaloka 10,7 persen, Dede Yusuf 7,4 persen.

Deddy Mizwar juga unggul dalam aspek penerimaan para tokoh (akseptabilitas) di mata masyarakat Jawa Barat. Wakil Gubernur Jawa Barat itu diterima oleh 90,1 persen responden yang menjawab.

Mengapa Ridwan Kamil kalah jauh dibandingkan Deddy Mizwar? Dalam rilis tersebut tidak dijelaskan. Namun jawaban netizen cukup menghentak.

“Mungkin sejak Dedy Mizwar berani bicara soal ketiadaan izin Meikarta semakin banyak orang mempertimbangkannya sebagai pemimpin yang berani melawan penjajah," kata seorang netizen bernama Abdillah Esa.

Sedangkan Ridwan Kamil, menurutnya, prestasinya sebagai walikota seakan terhapus dengan citranya yang belakangan diusung partai pendukung penista agama.

Seperti diketahui, Ridwan Kamil yang dulu disukai banyak orang tiba-tiba menuai protes saat walikota Bandung yang diusung PKS dan Gerindra itu memutuskan maju menjadi calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Nasdem. [Ibnu K/Tarbiyah.net]

from Muslimina http://muslimina.blogspot.com/2017/08/mengapa-ridwan-kamil-kalah-jauh.html
via IFTTT

0 Response to "Mengapa Ridwan Kamil Kalah Jauh Dibanding Deddy Mizwar? Jawaban Ini Menghentak"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas