Usai Divonis 14 Tahun Penjara, Hakim Sarankan Terdakwa Narkoba Ini Bertaubat

 

KONFRONTASI -  Junaidi (47) harus mendekam cukup lama di penjara setelah dijatuhi hukuman pidana penjara selama 14 tahun oleh majelis hakim yang diketuai Ahmad Ardianda SH MHum, dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Palembang.

Selain 14 tahun penjara, terdakwa juga didenda 1 miliar atau subsider 1 bulan penjara. Putusan majelis hakim sedikit lebih ringan bila dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pidana penjara selama 16 tahun, terhadap terdakwa yang diketahui warga dusun 1 Sungai Pinang Ogan Ilir (OI).

Junaidi jadi terdakwa lantaran mengendarkan narkoba dengan barang bukti sebanyak 4 paket sedang narkotika jenis sabu seberat 32,86 gram dan 96 butir ekstasi warna hijau tanpa logo dengan berat 38,82gram.

"Karena ulahnya, kita menjatuhi hukuman terhadap terdakwa selama 14 tahun penjara. Selain itu, kami berharap agar saudara segera bertobat karena sudah uzur,"ungkap majelis hakim.

Terungkap dalam persidangan, penangkapan pelaku bermula pada tanggal 26 Maret 2016 dimana Ditres Narkoba Polda Sumsel melakukan penyamaran dengan bertemu terdakwa untuk melakukan transaksi narkoba sebanyak 700 butir inek seharga 200 ribu berbutir dan sabu sebanyak 7 kantong dengan harga 10,5 juta.

Namun, saat di lokasi pelaku hanya membawa 96 butir inek dan 4 kantong sedang sabu sehingga terdakwa langsung diamankan dan digelandang ke kantor polisi guna mempertangung jawabkan perbuatanya.(Juft/Sripo)

Category: 


from Politik https://www.konfrontasi.com/content/politik/usai-divonis-14-tahun-penjara-hakim-sarankan-terdakwa-narkoba-ini-bertaubat
via IFTTT

close