Soal Rencana Pensiun Dini, Tito Karnavian: Pekerjaan Kapolri Paling Stres

KIBLAT.NET, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengklarifikasi isu rencana pensiun dini. Menurutnya menjadi orang nomor satu di kepolisian merupakan pekerjaan paling membuat stres.

Isu pensiun dini mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu muncul setelah wawancara dirinya di dua stasiun televisi swasta. Jika ditilik dari masa dinasnya, Tito Karvanian masih bisa bertugas sampai tahun 2022. Artinya, jabatan Kapolri bisa didudukinya hingga lima tahun mendatang.

Saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, pertanyaan tentang pensiun dini Kapolri kembali dilontarkan. “Saya langsung menjawab secara jujur, bahwa hati kecil saya tidak sampai 2022, karena terlalu lama. Tidak sehat untuk organisasi, organisasi membutuhkan penyegaran-penyegaran, pimpinan baru,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (17/07).

Dengan masa jabatan yang lama, menurut Tito akan membuat kreatifitasnya menurun. Selain itu dia juga bermaksud memberi kesempatan kepada polisi lain, yang ingin menjadi Kapolri. Tito pun mengkau stres dengan jabatan yang diembannya.

“Saya pribadi, pekerjaan sebagai kepala kepolisian Indonesia paling stres. Karena, Polri adalah lembaga kepolisian nomor 2 di dunia, setelah Cina,” tuturnya.

Pertanyaan seputar rencana terjun di dunia politik juga dilontarkan ke Tito. “Saya jawab apalagi masuk ke politik. Polisi saja banyak musuhnya, politik lebih banyak musuhnya, makin stres kita,” ujarnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menyatakan tak tertarik dengan dunia politik. Dia pun mengaku lebih tertarik dengan dunia pendidikan. “Saya ke almamater yang lama, ke Singapore,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

The post Soal Rencana Pensiun Dini, Tito Karnavian: Pekerjaan Kapolri Paling Stres appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/07/18/soal-rencana-pensiun-dini-tito-karnavian-pekerjaan-kapolri-paling-stres/
via IFTTT

close