Perppu Hilangkan Hak Ormas untuk Membela Diri di Pengadilan

KIBLAT.NET, Jakarta- Direktur eksekutif LBH Street Lawyer, Rangga Lukita Destana menegaskan bahwa pihaknya mengecam terbitnya Praturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang keormasan. Sebab, pemerintah berpotensi melakukan kesewenang-wenangan dengan membubarkan ormas.

“LBH Street Lawyer menyatakan menolak dan mengecam terbitnya perppu ormas tersebut, kami meminta dengan tegas kepada Pemerintah untuk tidak melakukan tindakan hukum apapun berdasarkan perppu ormas,” katanya kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Sabtu (15/07).

Ia menjelaskan, perppu tersebut menghilangkan kesempatan dari ormas maupun anggotanya untuk membela diri di pengadilan dari upaya pembubaran Ormas mereka oleh Pemerintah. Bahkan dapat langsung membawa anggota ormas ke ranah pidana.

“hal tersebut ditakutkan akan menimbulkan kesewenang-wenangan dari Pemerintah,” tegasnya.

Kami, kata dia, juga meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk menolak pengesahan perppu ormas pada sidang pertama setelah terbitnya perppu tersebut.

“Selanjutnya LBH Street Lawyer akan mengajukan upaya hukum atas perppu ormas ke Mahkamah Konstitusi,” tandasnya.

Menurutnya, Pemerintah seharusnya lebih fokus bekerja demi kesejahteraan rakyat Indonesia ditengah mahalnya harga-harga kebutuhan pokok, dan menurunnya daya beli masyarakat.

“Bukannya malah melakukan upaya-upaya untuk membatasi kebebasan berserikat yang telah dijamin oleh Konstitusi melalui proses yang bertentangan dengan hukum,” tukasnya

 

Reporter:Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

The post Perppu Hilangkan Hak Ormas untuk Membela Diri di Pengadilan appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/07/16/perppu-hilangkan-hak-ormas-untuk-membela-diri-di-pengadilan/
via IFTTT

0 Response to "Perppu Hilangkan Hak Ormas untuk Membela Diri di Pengadilan"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas