Panitia Demo “Bebaskan Al-Aqsa” Mengaku Diteror Karena Bikin Aksi

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua koordinator demo “Bebaskan Al-Aqsa”, Fakhrudin Alwi mengaku mendapatkan teror melalui telepon oleh oknum yang tidak setuju dengan aksi yang diselenggarakan.

“Dalam menyiapkan aksi ini, saya menerima telepon dari banyak orang, termasuk ancaman-ancaman untuk menggagalkan aksi siang hari ini,” ungkapnya kepada Kiblat.net, Kamis (27/07).

Sebagaimana dilaporkan, ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Islam untuk Pembebasan Al-Aqsa (APIPA) menggelar aksi solidaritas untuk Al-Aqsa di Gelora Bung Karno yang dilanjutkan dengan long march ke Gedung DPR.

Ormas yang tergabung dalam APIPA diantaranya adalah: FSLDK Indonesia, JPRMI, RISKA, Pemuda Muslimin Indonesia, Pemuda DDII, Pemuda Al-Irsyad, KAPMI, KAMMI, KNRP, Pemuda PUI, Gema Mathla’ul Anwar, ADARA, dan beberapa ormas Islam lain.

Lebih lanjut, Fakhrudin mengatakan pihaknya telah mengimbau kepada peserta aksi agar jeli terhadap situasi. Ia mengingatkan jangan sampai ketika aksi berlangsung terjadi hal-hal yang tidak diharapkan atau bahkan sampai terjadi chaos.

“Karena aksi kita adalah aksi damai,” tandasnya.

Reporter: Afriza DS
Editor: M. Rudy

The post Panitia Demo “Bebaskan Al-Aqsa” Mengaku Diteror Karena Bikin Aksi appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/07/27/panitia-demo-bebaskan-al-aqsa-mengaku-diteror-karena-bikin-aksi/
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Panitia Demo “Bebaskan Al-Aqsa” Mengaku Diteror Karena Bikin Aksi"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close