Kinerja Buruk, Menteri Bidang Ekonomi Paling Berpotensi untuk Diganti

KONFRONTASI-Isu perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja jilid III kembali menggelinding.  Diprediksi ada 6 menteri dan pejabat setingkat menteri bakal lengser dari jabatannya jika Presiden Joko Widodo kembali merombak Kabinet Kerja.

Tujuh menteri  yang disebut-sebut bakal diganti adalah, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menkeu Sri Mulyani Indarwati (SMI), Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan A. Djalil.

Mengapa mereka diganti? “Kinerja menteri-menteri  itu buruk, terlebih Menko Darmin dan Menkeu Sri Mulyani. Khusus Darmin dan Mulyani,  keduanya gagal mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga utang menumpuk, daya beli masyarakat melemah, dan lainnya. Akibatnya kedua menteri ini memperburuk citra pemerintahan Jokowi di mata rakyat,” kata pengamat kebijakan publik Zulfikar Ahmad kepada Harian Terbit, Minggu (16/7/2017).

Sementara itu analisis ekonomi dan politik dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga mengemukakan, Menkeu Sri Mulyani bersama Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bappenas Bambang Brodjonegoro, telah gagal dalam menjalankan bidang ekonomi.

"Mereka telah gagal dan layak diganti," pungkas Andy, seperti dilansir RMOL.Co seraya menambahkan menteri yang yang menjadi beban pemerintah dikarenakan isu korupsi juga layak untuk diganti.

Masih Terbuka

Senada dengan kabar tersebut, Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengatakan peluang Presiden Joko Widodo merombak kabinetnya masih terbuka, meski Presiden membantah  tak secara tegas membantah soal isu reshuffle.   

“Mungkin tidak  tidak pekan ini. Minggu depan bisa lain lagi dong. Saya masih percaya adanya kemungkinan untuk reshuffle," kata Qodari.

Qodari berpendapat adanya kemungkinan pergantian menteri bidang ekonomi lantaran kinerja yang tak memuaskan. "Menurut saya yang paling besar diganti adalah kementerian di bidang ekonomi. Jadi lebih pada soal kinerja," ujarnya.

Terpisah, pengamat Muslim Arbi mengemukakan, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang di jabat oleh Puan Maharani. Puteri Mantan Presiden Megawati, sampai saat ini lebih tidak jelas lagi keberadaannya.

“Apakah Kemenko itu masih ada atau tidak. Karena sangat jarang terdengar ada berita nya. Meski kinerja Menko Puan ini sangat banyak mendapat kritik Publik, tapi Presiden tidak berani menggantinya. Karena resiko nya justru akan berhadapan dengan Ibu nya Puan. Bisa2 malah Kursi Jokowi bisa amblas,” kata Arbi dalam tulisannya di media sosial.[mr/hanter]

Category: 


from Politik https://www.konfrontasi.com/content/politik/kinerja-buruk-menteri-bidang-ekonomi-paling-berpotensi-untuk-diganti
via IFTTT
Sebarkan Lewat Google Plus

0 comments:

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close