Kelompok Pengawas: Koalisi AS Tewaskan 744 Sipil Sepanjang Juni

KIBLAT.NET, London – Kelompok pengawas perang, Airwars, dalam laporan terbaru pada Rabu (12/07) mengatakan sebanyak 744 warga sipil tewas di Irak dan Suriah oleh serangan udara koalisi internasional pimpinan AS. Ratusan warga sipil itu menjadi korban serangan koalisi AS sepanjang bulan Juni kemarin.

Organisasi non pemerintah itu menunjukkan bahwa data tersebut dikumpulkan dari media sosial dan saksi mata serta sumber-sumber lainnya. Data ini dihimpun berdasarkan informasi bahwa operasi militer di Raqqah dan Mosul menghancurkan.

Direktur Airwars, Chris Woods, menegaskan bahwa sengitnya serangan udara yang melanda Mosul dan Raqqah sebagian menyebabkan jumlah korban sipil. Pernyataan Pentagon yang akan menghabisi ISIS menjadi bahaya besar bagi warga sipil.

Angka ini lebih banyak dari pengakuan koalisi AS. Washington mengatakan dalam laporan bulanan yang terbit pekan ini bahwa korban sipil yang ditimbulkannya di Irak dan Suriah hanya 603 sipil. Jumlah ini dihitung sejak awal operasi pada Agustus 2014 lalu hingga Juni 2017, sebagaimana klaim AS.

Sebelumnya, organisasi yang bermarkas di London itu meminta Amnesty Internasional membentuk komitem penyelidikan pelanggara perang terhadap warga sipil bagi seluruh pihak yang bertikai di Mosul.

Menurut Airwars, militer Irak dan koalisi AS telah gagal mengambil langkah hati-hati untuk melindungi warga sipil.

Dalam pernyataan resmi, Amnesty menyebutkan bahwa militer Irak dan AS meluncurkan serangan di luar undang-undang di Mosul. Hal yang sama juga dilakukan oleh pasukan ISIS.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

The post Kelompok Pengawas: Koalisi AS Tewaskan 744 Sipil Sepanjang Juni appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/07/13/kelompok-pengawas-koalisi-tewaskan-744-sipil-sepanjang-juni/
via IFTTT

close