Heru Budi Hartono Tak Layak Jadi Kasetpres

Oleh: Muhamad Hadi

 

Sangat akrab ditelinga publik tanah air nama Heru Budi Hartono, Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI yang pernah dikampanyekan Teman Ahok untuk menjadi wakil gubernur DKI Jakarta dari jalur independen mendampingi Ahok (Basuki Tjahaya Purnama) pada pilkada 2017 kemaren.

Heru yang konon masih ada hubungan family dengan Ibu Iriana Jokowi tersebut kabarnya kini sedang dipromosikan menjadi Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres). Dia telah menjalani beberapa tahapan dan namanya juga sedang dipertimbangkan oleh Tim Penilai Akhir (TPA) Presiden.

Masuknya nama Heru mengundang tanya dan penolakan banyak pihak. Pasalnya selain Heru nihil prestasi, Heru juga diduga terlibat dalam kasus pembelian lahan cengkareng yang kasusnya sampai sekarang masih jalan ditempat, padahal kasus tersebut telah menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp648 Miliar.

Bahkan ada kecurigaan, masuknya Heru juga disinyalir bagian dari upaya para sponsor Ahok untuk menempatkan orang-orangnya dilingkaran inti presiden Jokowi, atau bahkan sangat mungkin hal tersebut sebagai upaya Jokowi menyelamatkan orang-orang Ahok yang kini tak menentu setelah Ahok Kalah dalam Pilkada DKI 2017 kemaren dan Ahok pun harus mendekam dalam jeruji besi kasus penodaan agama.

Heru bukanlah birokrat karir yg ada dalam lingkungan Sekretariat Negara, sehingga namanya memang semestinya tak layak dipertimbangkan duduk sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres)  untuk menggantikan Darmansjah Djumala, yang kini menjabat Duta Besar RI untuk Austria.

Nama Heru  juga sangat membahayakan kewibawaan presiden Jokowi akibat kedekatannya dengan Ahok sipenista Agama dan dugaan ketersangkutanya dalam kasus lahan Cengkareng. Sehingga Nawacita Jokowi yang mengagendakan negara bersih dan bebas KKN bakal kian tercoreng dan tak jelas arah.

Yang terjadi justru sebaliknya, Pemberantasan KKN yang merupakan salah satu agenda reformasi justru kini dikubur di era rezim Jokowi, penempatan Heru Budi Hartono sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres)  jelas masuk kategori KKN. Nawacita Jokowi hilang pijakan dan orientasi, Nawacita Jokowi hanya jadi slogan kampanye yang minim implementasi dilapangan. **** Juft/Dtk

Category: 


from Politik https://www.konfrontasi.com/content/politik/heru-budi-hartono-tak-layak-jadi-kasetpres
via IFTTT