Gugat Perppu Ormas, Besok HTI Sambangi Mahkamah Konstitusi

KIBLAT.NET, Jakarta- Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto mengatakan bahwa perppu tentang keormasan hanya cara pemerintah untuk mempermudah pembubaran ormas. Sebab, melalui perppu ini, pembubaran ormas bisa dilakukan meski tidak di pengadilan.

“Ini (perppu ormas.red), akal-akalan untuk cara mudah membubarkan ormas. Kami dituduh, tapi kami tidak diberi ruang membela diri membela diri di pengadilan? Ini tidak fair,” katanya dalam diskusi ‘Perppu Ormas Ancaman bagi Demokrasi, di kawasan Senayan, Jakarta pada Ahad (16/07).

“Pemerintah boleh menuduh, tapi kalau pembubaran tanpa pengadilan itu bentuk lahirnya otoritarianisme,” sambungnya.

Ia juga memberikan catatan pada kebijakan perppu tersebut yang hanya memberikan surat peringatan satu kali dengan waktu tujuh hari ke suatu ormas yang dianggap melanggar. Itupun, lanjutnya, sejak surat diterbitkan bukan sejak diterima. Jika dalam tujuh hari surat peringatan tidak diindahkan, maka dilakukan penghentian kegiatan.

“Mungkin saja minggu depan Hizbut Tahrir bubar. Karena bisa saja surat peringatan saat ini sudah diterbitkan,” tuturnya.

Ia menegaskan, dalam Islam seorang menuduh harus membuktikan tuduhannya. Maka, ia menolak terhadap perppu ormas tersebut.

“Karena itu, HTI berada di kelompok yang menolak,” tukasnya.

 
Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

The post Gugat Perppu Ormas, Besok HTI Sambangi Mahkamah Konstitusi appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/07/16/gugat-perppu-ormas-besok-hti-sambangi-mahkamah-konstitusi/
via IFTTT

close