Duh, Bank Dunia kategorikan Utang RI di Level Bahaya, Pemerintah: Tenang Saja, Jangan Khawatir


Republik.in ~ Pengamat ekonomi-politik Ichsanuddin Noorsy mengatakan, Bank Dunia telah menempatkan utang luar negeri Indonesia di level bahaya. Sebab, fluktuasinya sudah di atas 30 persen.

Ichsanuddin mengatakan hal itu dalam dialektika demokrasi ‘Utang Luar Negeri untuk Siapa?” di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/7/2017). Hadir juga sebagai pembicara dalam diskusi ini adalah Anggota Komisi XI DPR RI FPDIP Maruarar Sirait dan Ketua Banggar DPR RI Azis Syamsuddin.

Menurut Ichsanuddin, jika beban utang luar negeri suatu negara itu fluktuasinya mencapai 30 %, maka dalam level bahaya. Bank dunia menempatkan Indonesia pada level tersebut, dengan fluktuasi beban utang luar negeri sebesar 34,08%.

“Dan, selama negara didekte oleh asing, maka Indonesia sampai 2040 tak akan mampu menghadapi kekuatan asing,” katanya.

Di sisi lain, Pemerintah kerap menyampaikan bahwa utang negara masih aman. Rakyat pun diminta untuk tidak perlu khawatir dengan situasi itu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani pun tak ingin besaran utang pemerintah menjadi cerita yang membuat masyarakat khawatir atau ketakutan.

"Kami akan tetap menjaga ekonomi Indonesia dan pengelolaan utang secara hati-hati, transparan," ujar Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (3/7/2017).

Selama ini, pemerintah kerap berutang untuk menutup defisit belanja di APBN. Hal itu dilakukan lantaran penerimaan negara belum optimal sehingga target tidak tercapai.

Sementara itu program pembangunan sudah dicanangkan di APBN dan perlu dana untuk menjalankan. Bila kekurangan pembiayaan, maka program pembangunan akan tersendat.

Menurut Sri Mulyani, masyakarat berhak mengatahui berbagai informasi itu sehingga tidak ada lagi cerita ketakutan dari utang pemerintah yang sudah mencapai Rp 3.667 triliun itu.

ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : teropongsenayan.com dan kompas.com


from Republikin http://www.republik.in/2017/07/pol-duh-bank-dunia-kategorikan-utang-ri.html
via IFTTT
Sebarkan Lewat Google Plus

0 comments:

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close