Banjir di Babel terparah sejak 50 tahun terakhir

Banjir di Babel terparah sejak 50 tahun terakhir

BANGKA BELITIUNG (Arrahmah.com) – Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa banjir di Bangka Belitung (Babel) adalah yang terbesar dalam 50 tahun terakhir. Menurut beberapa laporan yang diterima Sutopo, banyak jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir tersebut sehingga mengakibatkan ribuan rumah terendam.

“Kalau berdasarkan beberapa laporan, ini yang terbesar dalam 50 tahun terakhir, kelihatan dari sungai dan jalan yang rusak parah. Iklim memang sudah berubah dua tahun lalu di pangkal pinang juga menyebabkan banjir besar tapi gak sebesar ini,” kata Sutopo dalam wawancara bersama Radio Republik Indonesia di Jakarta, Senin (17/7/2017).

Sutopo menambahkan, banjir juga menyebabkan bantuan logistik terkendala akibat jalan putus. Terhambatnya akses transportasi juga disebabkan jembatan yang ambruk terseret arus banjir.

“Tiga jembatan yang sudah teridentifikasi terputus yaitu jembatan Kampung Gunung, Jembatan Batu Penyok dan Jembatan Bantan. Hingga saat ini belum ada laporan jumlah korban jiwa. Pengungsi ditempatkan pada daerah-daerah tinggi yang tidak terkena banjir,” pungkasnya.

(ameera/arrahmah.com)



from Arrahmah.com https://www.arrahmah.com/2017/07/17/banjir-di-babel-terparah-sejak-50-tahun-terakhir/
via IFTTT

close