Waspada! Ada Upaya untuk Membenturkan Prabowo-Anies-Amien-Habib Rizieq dengan Presiden Jokowi

KONFRONTASI - Tersiar kabar Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan bersama Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mantan Ketua MPR Amien Rais yang tengah umroh di Mekkah mengadakan pertemuan dengan Panglima Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq  Shihab. Isu pertemuan keempat tokoh ini sengaja  ‘digoreng’ pihak-pihak tertentu untuk membenturkan keempat tokoh itu dengan Presiden Joko Widodo. Meski demikian, sejumlah kalangan menyatakan, mungkin saja keempatnya bertemu secara kebetulan karena sama-sama sedang umroh, dan hal ini wajar.

Sementara itu dikonfirmasi, Juru Bicara FPI Ustadz Slamet Maarif juga enggan memberikan penjelasan lebih detail terkait isu pertemuan tersebut.   

"He...he...mungkin saja," ujarnya singkat tanpa menjelaskan maksud dari kemungkinan tersebut.

Sementara itu, kuasa hukum Habib Rizieq Shibab, Sugito Atmo Prawiro, enggan menjawab apakah Anies dan Prabowo bertemu Habib Rizieq di Arab Saudi.  

"Jawabannya rahasia illahi, karena Habib enggak ngasih tahu saya bahwa Anies dan Prabowo ketemu, saya enggak tahu. Makanya rahasia illahi," kata Sugito Atmo Prawiro di Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Bahkan, andai pun ia tahu soal adanya pertemuan antara Anies-Prabowo dengan Habib Rizieq, ia tidak bakal memberitahu kepada awak media. Namun, Sugito memastikan bahwa kliennya mempunyai kesibukan di Arab Saudi, seperti ibadah, membaca buku dan menerima para tamu, namun tak disebutkan detailnya siapa saja tamu dari Indonesia. "Banyak, dari Indonesia juga," tegasnya.

Di antara kesibukan Rizieq selama bulan Ramadan ini adalah menghadiri acara buka puasa bersama dengan kawan-kawan semasa kuliahnya di Universitas King Abdul Aziz.

Membenturkan

Sementara itu, pengamat politik dari Institute For Strategic and Development Studies (ISDS), M. Aminudin mengatakan, jika pun ternyata benar ada pertemuan tiga tokoh tersebut maka bisa jadi pertemun tersebut dilakukan secara kebetukan karena ketiganya sedang menunaikan ibadah umroh.  

Namun jika pun pertemuan tersebut sengaja dilakukan ketiganya maka bisa jadi Prabowo dan Anies ingin mengucapkan terimakasih kepada Habib Rizieq.  "Tidak dipungkiri ada konstribusi yang sangat besar yang dilakukan Habib Rizieq dalam memenangkan Anies - Sandi," ujar Aminudin kepada Harian Terbit, Jumat (9/6/2017).

Lebih lanjut Aminudin mengatakan, politik adalah the art of possible. Sehingga segala kemungkinan bisa terjadi.  "Justru saya curiga isu pertemuan Prabiwo - Anies - Habib Rizieq dikembangkan untuk membenturkan keempat tokoh itu dengan Presiden Jokowi dan Menkopolhukam Wiranto," paparnya.

Alasannya, sambung Aminudin, isu tersebut dihembuskan kemungkinan ada politicking. Sehingga isu pertemuan tersebut ada pihak yang memainkan atau menggorengnya. Apalagi di lingkaran kekuasaan ada pihak yang ingin balas dendam atas kekalahan Ahok dalam ajang Pilkada DKI Jakarta. Isu tersebut bisa juga dikembangkan untuk membungkam oposisi yang saat sangat kritis terhadap kekuasaan.

Pengamat politik Zulfikar Ahmad meyakini isu pertemuan Prabowo, Anies, Amien Rais dan Habib Rizieq sengaja ‘digoreng’ kelompok tertentu untuk membenturkan para tokoh nasional itu dengan Presiden Jokowi.

“Isu ini ditiupkan sedemikian untuk membenturkan para tokoh itu dengan Jokowi. Juga bertujuan untuk menghancurkan citra Anies sebagai Gubernur DKI terpilih. Karenanya Anies harus waspada,” papar Zulfikar.(Juft/Hanter)

Category: 


from Tokoh http://www.konfrontasi.com/content/tokoh/waspada-ada-upaya-untuk-membenturkan-prabowo-anies-amien-habib-rizieq-dengan-presiden
via IFTTT

0 Response to "Waspada! Ada Upaya untuk Membenturkan Prabowo-Anies-Amien-Habib Rizieq dengan Presiden Jokowi"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close