Tidak Turunkan Prasetyo dari Kejagung, Citra Jokowi Bisa Coreng Dirinya Sendiri

KONFRONTASI  -  Citra Presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini bisa tercoreng jika tetap mempertahankan M Prasetyo sebagai Jaksa Agung.

Rentetan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah oknum jaksa dinilai sebagai bukti kegagalan Prasetyo memimpin Korps Adhyaksa itu.‎

"Presiden dianggap tidak memperhatikan reformasi di tubuh kejaksaan, tentu ini tidak bagus bagi citra presiden sendiri," kata Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz, di Senayan, Jakarta, Jumat 16 Juni 2017. (Baca juga: KPK Tetapkan Jaksa Kejati Bengkulu Tersangka)

Menurut dia, Jokowi sebagai kepala negara seharusnya memperhatikan reformasi dan sejumlah persoalan di tubuh penegak hukum, termasuk di Kejaksaan Agung.

"Nah ini implikasinya tentu kepada wibawa Presiden sendiri, ketika tidak memperhatikan dan tidak melakukan evaluasi persoalan-persoalan yang terjadi di tubuh penegak hukum," ungkapnya.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Kasi Intel III Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Parlin Purba, Jumat 9 Juni 2017 dini hari,

Tidak hanya KPK, tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) pun pernah melakukan OTT terhadap oknum pegawai kejaksaan.

Pada April 2016, dua oknum jaksa di Kejati Jawa Barat juga ditangkap KPK dalam OTT. Kemudian, Jaksa Ahmad Fauzi dari Kejati Jawa Timur pun pernah terjaring OTT KPK.‎‎(Juft/Sinds0)

Category: 


from Tokoh http://www.konfrontasi.com/content/tokoh/tidak-turunkan-prasetyo-dari-kejagung-citra-jokowi-bisa-coreng-dirinya-sendiri
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: