Sholat Khusyuk, Begini Cara Mendapatkannya

SOLO (Panjimas.com) – Ustadz Zen Yusuf Al Choudry, Lc. MA menjelaskan cara mendapatkan sholat khusyuk. Saat menjadi pembicara Kajian Malam Ahad Spesial edisi terakhir, di Masjid Majelis Ulama Indonesia (MUI), Solo, dia mengatakan yang paling awal dengan menghadirkan hati merasa diawasi Allah.

“Orang yang sholat harus merasa hadir dihadapan Allah. Jadi kalau sholat harus yakin merasa diawasi oleh Allah. Kalau di dalam hatinya ada penyakit hati harus dibersihkan. Ada kesombongan, ujub, riya, putus asa, iri, dengki,” katanya dihadapan jamaah, Sabtu (17/6/2017).

Menurutnya, penyakit hati itu harus diberantas untuk mendapatkan sholat yang khusyuk. Selanjutnya, ketika sholat jadikan sebagai sholat kesempatan terakhir dan menjaga tumakninah  rukun dan syarat sah sholat.

“Apa yang dilakukan jika malaikat maut datang pada kita dan akan mencabut nyawa setelah kita sholat. Pasti akan melakukan sangat khusyuk. Rasulullah bersabda ketika ada pemuda yang sholat diminta mengulangi sampai 3 kali karena tidak tumakninah. Pencuri yang paling buruk adalah orang yang mencuri sholat,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Ustadz Zen syarat sholat khusyuk lainnya dengan menciptakan suasana kondusif, menghilangkan gangguan hati. Kemudian menundukkan pandangan karena sholat menghadap Allah.

“Rasulullah mengancam orang yang sholat pandangannya ke atas,” ucapnya.

Syarat selanjutnya, sholat berjamaah di masjid bagi laki-laki dan mentadaburi makna setiap bacaan sholat. Ustadz Zen melanjutkan bahwa sholat bisa khusyuk jika sering berdoa meminta kekhusyukan  dan menjaga makanan, pakaian dan rezeki dari barang yang halal.

“Orang itu kalau tahu maksud yang dibaca bisa meresapi bahkan menangis dalam sholatnya. Maka berdoa kepada Allah agar diberikan kekhusyukan dalam sholat dan harus menjaga makanan pakaian dan rezeki dari barang yang halal,” tutupnya. [SY]

from Panjimas http://www.panjimas.com/news/2017/06/18/sholat-khusyuk-begini-cara-mendapatkannya/
via IFTTT


Tidak ada komentar:

Write a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas


Ke atas
close