Saudi: Qatar Harus Berhenti Dukung IM dan Hamas

KIBLAT.NET, Paris – Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al-Jubeir, Selasa (06/06), mengungkapkan bahwa pemutusan hubungan diplomatik terhadap Qatar bukan bertujuan menyulitkan negera tersebut. Akan tetapi, kami ingin Qatar mengambil pilihan dan memilih jalan mereka sendiri.

“Kesulitan yang dihadapi Qatar saat ini bukan tujuan Kerajaan Arab Saudi, akan tetapi supaya dia mengambil pilihan dan memilih jalan sendiri,” kata Jubeir di Paris, seperti dilansir dari Al-Arabiya, Selasa.

Jubeir juga mengungkapkan bahwa di antara alasan pemboikotan Qatar karena negara itu dituduh mendukung media provokatif dan menimbulkan permusuhan. Begitu juga, lanjutnya, Qatar tidak berkomitmen pada kesepakatan soal terorisme dan hasutan.

“Sudah cukup. Qatar harus menghentikan dukungan terhadap kelompok-kelompok seperti Hamas dan Ikhanul Muslimin,” tegasnya.

Pejabat muda ini menambahkan bahwa kesulihat ekonomi yang mengancam Qatar akibat pemutusan hubungan oleh negara-negara Teluk hendaknya menjadi pelajaran baginya untuk mengubah kebijakan terkait “kelompok-kelompok ekstremis”. Ia pun yakin Qatar akan melakukan hal tersebut.

Pernyataan Jubeir ini sendiri keluar dalam kunjungannya ke Paris. Ia bertemu dengan Menteri Luar Negeri Perancis, Jean Yves Odrian, di kantor Kemenlu. Kunjungan ini sendiri digelar setelah Saudi dan negara-negara sekutunya memutus hubungan diplomatik dengan Qatar.

Saudi, UEA dan Mesir pada Senin (05/06) ramai-ramai mengumumkan memutus hubungan diplomatik dengan Qatar. Langkah ini diikuti oleh negara-negara sekutu Saudi di Teluk dan negara sekitarnya. Perkembangan ini terjadi setelah Saudi menggelar konferensi negara-negara Islam dan Teluk dengan Presiden AS Donald Trump.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Arabiya

The post Saudi: Qatar Harus Berhenti Dukung IM dan Hamas appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/06/07/saudi-qatar-harus-berhenti-dukung-im-dan-hamas/
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: