Safari Dakwah Abdurraheem Mc Charty, Eks Anggota Gengster di Kota Bandung

BANDUNG (Panjimas.com) – Setelah DR. Zakir Naik, Forum Jurnalis Muslim (Forjim) kembali mendapatkan kesempatan untuk wawancara eksklusif dengan da’I internasional. Kali ini dengan Syaikh Abdurraheem McCharty, seorang mantan anggota gangstar asal Amerika yang kini menjadi menjadi da’i dan sudah keliling ke banyak negara untuk berdakwah.

Kebanyakan umat Islam di Indonesia memang masih belum mengenal sosok Syaikh Abdurraheem McCharty. Namanya memang tidak setenar Dr Zakir Naik, Yusuf Estees atau Dr Bilal Philip, namun sosok dai asal Amerika ini riwayat hidupnya cukup unik dan menarik untuk diulas.

Saat konferensi pers di Hotel Cinammon, Jalan Setia Budi Bandung, Ahad (11/6/2017) sore, Syaikh Abdurraheem McCharty bicara banyak tentang perjalanan hidup dan pengalaman religiusnya hingga ia menemukan Islam. Berikut kisahnya.
Syaikh Abdurraheem McCharty dibesarkan dari keluarga non Muslim. Ia menemukan kebenaran Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat pada tahun 1994 silam.

Sebelum menyatakan diri menjadi mualaf, Mc Charty menjalani kehidupan yang cukup kelam. Hari-harinya diisi dengan aksi kriminal dan kemaksiatan. Mc Charty di masa lalu adalah seorang anggota gengster. Menggunakan serta menjual narkoba merupakan kegiatan rutinnya dan tidak sekali dua kali akibat ulahnya itu dia harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Tapi yang namanya Hidayah ada saja jalan Allah untuk menuntun umat Nya untuk menemukan kebenaran. Dan hal tersebut dialami oleh Mc Charty. Lama berkecimpung di dunia hitam membuat Mc Charty tidak bisa tenang dan berusaha menemukan kebahagiaan yang hakiki.

Ketertarikan Mc Charty dengan Islam justru berawal dari hal-hal yang dianggap oleh kebanyakan orang sebagai hal sepele. Beliau terkesima dengan kebersihan umat Islam ketika menggunakan toilet. “Saya terkesima dengan kebiasaan umat Islam ketika pergi ke toilet, di sana bersih-bersih. Islam itu tersistem,” ungkap Mc Charty.

Diakui oleh Mc Charty bahwa sebelumnya dia banyak mendengar informasi yang tidak benar tentang Islam. Rasa penasaran dan keinginantahuan tentang Islam, membuat dia berusaha mencari tahu apa itu Islam sesungguhnya. Qadarullah, ayah dari salah seorang temannya adalah aktivis Nation of Islam (NOI) dan dari ayah temannya itulah, ia mendapatkan buku yang mengajarkan tentang Tauhid.

Ada yang unik di sela-sela beliau mencari kebenaran Islam. Mc Charty masih sempat-sempatnya mencari narkoba. Namun pergulatan batinnya itu tidak berlangsung lama, Mc Charty akhirnya memutuskan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat dan menjadi seorang Mualaf.

Untuk menjaga imannya, setelah menjadi Mualaf, Mc Charty memutuskan untuk melakukan hijrah ke negara lain. Dan Sudan menjadi negara pertama yang ia tinggali setelah memeluk Islam. Tidak cukup dengan hal itu, untuk menambah pengetahuannya tentang ajaran Islam, Mc Charty kemudian menuntut ilmu di Universitas Islam Madinah selama 10 tahun. Di Universitas Islam Madinah, Mc Charty menamatkan studi di Fakultas Dakwah dan Usuluddin.

Mc Charty banyak dikenal dengan berbagai siaran dakwahnya di Peace TV, Huda TV, Tayba TV, Sharja TV dan Qatar TV dan berbagai pembelajaran internasional di Inggris, Kanada, Irlandia dan beberapa negara lainnya.

Saat ini, Mc Charty lebih memilih berdakwah sebagai jalan hidupnya. Meskipun memiliki dua istri dan anak yang banyak, Mc Charty tetap bisa berkeliling dunia bersama keluarganya untuk memberikan kuliah tentang Islam. Dan kota Bandung menjadi kota pertama safari dakwah mancanegara beliau di Indonesia.

Selama di Bandung, Syaikh Abdurraheem McCharty akan berdakwah di Pusdai, Daarut Tauhidd, Masjid Salman serta akan menjadi pembicara utama dalam program #ClickYourIman. Program #ClickYourIman sendiri merupakan kegiatan dakwah yang dikemas secara gaul dan menampilkan beberapa tokoh baik artis, mantan preman, musisi yang sudah Hijrah ke Islam.[fq, hadi/des)



from Panjimas http://www.panjimas.com/news/2017/06/12/safari-dakwah-abdurraheem-mc-charty-eks-anggota-gengster-di-kota-bandung/
via IFTTT


Tidak ada komentar:

Write a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas


Ke atas
close