Ribuan Orang Berkumpul di Madrid, Tuntut Pemerintah Penuhi Janji terkait Pengungsi

KIBLAT.NET, Madrid – Ribuan orang turun ke jalan mendesak pemerintah Spanyol untuk memenuhi komitmennya dengan menerima lebih banyak pengungsi. Massa berkumpul di ibukota Spanyol, Madrid, untuk menuntut agar pemerintah segera menghormati janjinya untuk membawa lebih dari 17.000 pengungsi sebagai bagian dari rencana relokasi Eropa.

“Tidak ada manusia yang ilegal,” teriak massa saat mereka berjalan di bawah panas terik melewati toko pakaian bekas di Madrid tengah sambil memegang spanduk bertuliskan “Buka Perbatasan”, “Jembatan bukan Dinding” dan “Cukup Sudah Alasan, Tidak Ada Penghalang Lagi”.

Aksi yang digelar pada Sabtu (17/06) ini diselenggarakan oleh puluhan LSM, termasuk kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Inggris Amnesty International. Penyelenggara, yang dikutip oleh media lokal, mengatakan sekitar 8.000 orang ikut dalam aksi tersebut.

Aksi muncul ketika batas waktu untuk merelokasi 160.000 pengungsi di seluruh Eropa hampir habis. Pengungsi akan direlokasi di bawah sebuah rencana solidaritas yang diberlakukan pada tahun 2015 sebagai bentuk penanggulangan terhadap krisis pengungsi terbesar di benua ini dan untuk meringankan beban di negara-negara garis depan Italia dan Yunani. Namun, pada awal Juni kurang dari 20.000 pengungsi yang direlokasi.

Menurut Amnesty, Spanyol telah berjanji untuk mengambil lebih dari 17.300 pengungsi, sejauh ini hanya menerima lebih dari 1.300. “Spanyol sama sekali tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan, ini adalah aib bagi Spanyol dan Eropa,” kata Carlos Diez, seorang guru sekolah menengah berusia 55 tahun saat melakukan aksi tersebut kepada kantor berita AFP.

Estrella Moran, Sekretaris Jenderal Komisi Bantuan Pengungsi Spanyol (CEAR), mengatakan periode aliran pengungsi pertama berakhir bulan depan, sementara periode kedua akan berakhir pada 26 September.

“Saat ini hanya 7,5 persen orang-orang yang telah diakomodasi. Ada orang-orang di Yunani yang hidup dalam kondisi tidak manusiawi dan situasi tidak sehat, ada orang-orang di Turki, di Lebanon dan Palestina yang pantas kita beri mereka kehidupan baru,” katanya.

Sebelumnya pada bulan Februari, setidaknya 160.000 orang berbaris di Barcelona untuk menuntut pemerintah Spanyol memenuhi komitmennya terhadap pengungsi.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Al-Jazeera

The post Ribuan Orang Berkumpul di Madrid, Tuntut Pemerintah Penuhi Janji terkait Pengungsi appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/06/18/ribuan-orang-berkumpul-di-madrid-tuntut-pemerintah-penuhi-janji-terkait-pengungsi/
via IFTTT
Sebarkan Lewat Google Plus

0 comments:

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close