Ramadhan Jadi Juru Selamat Bagi Korban Kebakaran Grenfell Tower

KIBLAT.NET, London- Waktu sahur menjadi penyelamat bagi sebagian besar penghuni apartemen Grenfell Tower di London dari kebakaran. Gedung setinggi 27 lantai itu habis dilahap si jago merah pada Rabu malam (14/06) sejak pukul 1 dini hari waktu setempat.

Menurut penuturan salah-satu korban wanita, sebagian besar penghuni berhasil selamat berkat umat Muslim yang akan makan sahur. Ramadhan pun dipuji-puji sebagai penyelamat bagi penghuni apartemen Grenfell Tower.

“Pemuda Muslim telah menyelamatkan nyawa banyak orang. Mereka berlari mengetuk pintu rumah-rumah. Terima kasih tuhan untuk Ramadhan,” ungkapnya kepada Huffpost seperti dikutip dari Mirror.

Salah-satu pemuda itu bernama Khalid Suleman Ahmed (20 tahun). Khalid diketahui baru saja pindah ke Grenfell Tower bersama bibinya dan tinggal di lantai delapan.

Saat kebakaran terjadi tidak ada alarm maupun peringatan. Api yang diketahui berasal dari salah-satu apartemen di lantai tujuh dengan cepat merambat ke seluruh bagian gedung. Khalid yang kala itu menyadari adanya asap langsung membangungkan tetangga-tetangganya.

“Tidak ada alarm kebakaran begitu pula peringatan. Saya sedang bermain PlayStation menunggu waktu sahur, tiba-tiba mencium asap. Saya bangkit dan melihat ke luar jendela dan melihat lantai tujuh sudah dipenuhi asap,” papar Khalid.

“Saya membangunkan bibi, lalu mengenakan pakaian dan mulai mengetuk pintu tetangga. Semua rumah dibuka kecuali dua,” sambungnya.

Aksi pemuda-pemuda Muslim tersebut lantas menuai pujian. Ungkapan terima kasih tidak hanya dihaturkan oleh korban selamat, namun juga para netizen melalui akun sosial medianya. Mereka menyebutkan bahwa Ramadhan adalah penyelamat hidup.

Seorang wanita bernama Saleha men-tweet, “saksi di Sky News mengatakan bahwa kaum Muslim yang bangun untuk sahur adalah ‘penyelamat hidup’ bagi orang-orang yang dievakuasi dari #GrenfellTower”

Begitu pula akun bernama Srinjoy Chatterjee men-tweet, “banyak orang di Menara Grenfell yang bangun saat pukul 1 pagi untuk makan menjelang memulai puasa. Ramadan: penyelamat hidup!”

Ramadhan tahun ini, umat Muslim London menjalankan sahur antara pukul 1-2 dini hari. Sementara adzan Shubuh menurut Londong Central Mosgue Trust, berkumandang sekitar pukul 2.40 waktu setempat.

Beberapa menit setelah evakuasi, barulah 200 petugas dan 40 mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api. Dari 600 penghuni apartemen, korban tewas sedikitnya mencapai 12 jiwa sedangkan puluhan mengalami cedera. Hingga kini penyebab kebakaran belum diketahui.

 

Reporter: Syafi’i Iskandar
Sumber: Mirorr

The post Ramadhan Jadi Juru Selamat Bagi Korban Kebakaran Grenfell Tower appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/06/15/ramadhan-jadi-juru-selamat-bagi-korban-kebakaran-grenfell-tower/
via IFTTT

0 Response to "Ramadhan Jadi Juru Selamat Bagi Korban Kebakaran Grenfell Tower"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close