Pentolan Aksi Islam Ingin Jokowi Jadi Mediator Krisis Qatar Negara Terkaya DI Dunia


Republik.in ~ QATAR negara paling kaya nomor 1 di dunia yang menjadikan Al Qur'an sebagai Undang Undang dan Hukum positif ini tiba-tiba menyita perhatian Dunia setelah empat negara teluk Arab Saudi Mesir UEA Bahrain serentak memutus hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin (5/6/2017) dengan tudingan mendukung kelompok teroris. Tudingan yang sengaja diada-adakan.

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia merasa terpanggil.

Anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bachtiar Nasir, mengaku yakin Indonesia punya kapasitas untuk mendamaikan konflik antara Qatar dan negara-negara Arab lainnya.

Kepada wartawan di kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu (7/6/2017), ia berharap Presiden RI Joko Widodo mau turun tangan agar hubungan negara-negara Arab seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Mesir, bisa kembali normal dengan Qatar.

"Presiden untuk kemudian jadi penengah atau mediator dari kebuntuan komunikasi antara dunia-dunia Arab, Islam di Timur Tengah," ujarnya.

Ia mengaku yakin, ketegangan yang ada saat ini, bukan hanya dipicu oleh masalah Qatar dengan negara-negara yang saat ini sudah memutuskan hubungannya.

Bachtiar Nasir mengaku percaya, ada pihak lain yang tidak suka dengan Qatar, dan menciptakan masalah tersebut.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin, dalam kesempatan yang sama yakin tuduhan negara-negara Arab bahwa Qatar ikut membekingi aksi teroris adalah tuduhan yang tidak berdasar.

"Saya tidak yakin itu. Saya bolak baik ke Qatar, saya tidak melihat itu," ujarnya.

Din Syamsuddin mengimbau kepada umat Islam untuk sama-sama mendoakan agar konflik di Timur Tengah saat ini bisa tuntas sehingga umat Islam bisa kembali bersatu dan kuat.



ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : tribunnews.com


from Republikin http://www.republik.in/2017/06/pol-pentolan-aksi-islam-ingin-jokowi.html
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: