Pelaku Penembak Susi Air di Puncak Jaya 4 Orang, Sebut kapolda Papua

KONFRONTASI - Kapolda Papua Irjen Boy Rafli menyatakan ada sekitar 4 pelaku penembakan pesawat Susi Air jenis Pilatus bernomor sayap PK-BVC. Mereka tersebar di berbagai kawasan Papua.

"Kalau pelaku 3 sampai 4 orang karena mereka memang kekuatan mereka tidak besar. Tapi tesebar di beberapa titik, mereka beda kelompok. Ini istilahnya khas ancaman di kawasan pegunungan di wilayah Papua," kata Irjen Boy Rafli di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Pusat, Selasa (20/6/2017).

"Kita terus melakukan langkah-langkah mengidentifikasi pelakunya, karena mereka berbaur melakukan kegiatan sebagaimana masyarakat normal," imbuh dia.


Baca juga: Susi Air yang Ditembak di Puncak Jaya Bawa 5 Polisi Pengamanan PSU


Meski sudah diketahui jumlah pelaku sekitar 4 orang, saat ini polisi masih melakukan identifikasi wajah, nama dan tempat tinggal pelaku. Boy mengaku belum menemukan proyektil peluru yang digunakan pelaku.

"Kita belum menemukan proyektil dikarenakan kalau kita lihat dari perkenaannya dari roda dan veleg itu tembus. Kemungkinan proyektilnya tembus hilang. Artinya tidak tersangkut, kita sudah melakukan langkah-langkah itu," kata Boy.

Baca juga: Kronologi Penembakan Pesawat Susi Air di Puncak Jaya


Dia menduga penembakan itu terkait pemungutan suara ulang di Distrik Lumo, Papua. Sebab, pesawat itu membawa logistik Pilkada, namun pihaknya terus mendalami motif penembakan tersebut.

"Memang patut diduga ada kaitan dengan proses Pilkada ulang pemungutan suara ulang ya. Kebetulan salah satu distrik tempat titik keberangkatan pesawat terbang tersebut adalah ketika membawa kembali para petugas pengamanan kita dan logistik pemilu. Jadi ada patut dugaan untuk mengganggu Proses pemungutan suara ulang, ini yang masih kita dalami," kata Boy.

Sebelumnya, pesawat Susi Air yang ditembak dalam perjalanan dari Distrik Lumo ke Distrik Mulia, Puncak Jaya, Papua, mengangkut 5 anggota polisi. Mereka baru saja kembali dari tugas pengamanan Pemungutan Suara ulang.

Selain lima anggota polisi itu, pesawat juga mengangkut dua warga sipil dengan dipiloti oleh kapten Steven, seorang warga negara Australia. Lalu pada pukul 09.20 WIT, pesawat dengan rombongan yang sama kembali mendarat di Bandara Mulia.

Tak ada korban akibat crash landing itu. Aparat keamanan dibantu masyarakat lalu mengevakuasi pesawat menuju apron dengan cara mendorongnya.(Juft/Detik)

Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/pelaku-penembak-susi-air-di-puncak-jaya-4-orang-sebut-kapolda-papua
via IFTTT
Sebarkan Lewat Google Plus

0 comments:

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close