Krisis Negara Teluk Tak Pengaruhi Pangkalan Udara AS di Qatar

KIBLAT.NET, Washington – Sekretaris Angkatan Udara AS, Heather Wilson, mengatakan bahwa tak ada ancaman yang mengharuskan memindahkan pangkalan udara AS di Qatar. Di saat bersamaan, Pentagon menegaskan bahwa pihaknya belum ada rencana mengubah posisi terhadap negara tersebut.

“Tidak ada kekhawatiran terkait keberadaan pangkalan udara AS meksipun negara-negara Arab memutus hubungan dengan Doha,” kata Wilson kepada Komite Senat AS, Selasa (06/06).

Dia menambahkan bahwa tidak ada ancaman apapun yang mengharuskan menutup atau memindahkan pangkalan militer di negara tersebut. Operasi terus berjalan tanpa ada gangguan.

Wilson juga kembali menegaskan ucapan terima kasih negaranya kepada Qatar atas dukungannya terhadap kehadiran militer AS dan komitmen “menjaga keamanan kawasa”.

Hal senada juga disampaikan Pentagon. Dephan AS itu mengatakan bahwa krisis yang terjadi di Teluk berdampak pada operasi militer di Qatar. Sementara Presiden Donald Trump menolak berkomentar terkati situasi di negara-negara Arab tersebut.

“Operasi kami tidak terdampak baik di Qatar atau yang berkaitan dengan operasi udara di sekitarnya. Kami juga tidak mendapatkan tanda-tanda akan hal itu,” kata jubir Pentagon, Jeff Davis.

AS memiliki pangkalan udara di Qatar yang ditempati puluhan ribu tentara. Pangkalan itu termasuk pangkalan terbesar AS di kawasan Timur Tengah. AS menggunakan pangkalan itu untuk menargetkan para jihadis khususnya di Irak dan Suriah.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

The post Krisis Negara Teluk Tak Pengaruhi Pangkalan Udara AS di Qatar appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/06/07/krisis-negara-teluk-tak-pengaruhi-pangkalan-di-qatar/
via IFTTT


Tidak ada komentar:

Write a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas


Ke atas
close