K⁠⁠⁠halil, Sejak Bayi Sudah Diajari I’tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan

KIBLAT.NET, Bandung – Khalil Albar Cahya Arrasyid (7) sudah sejak bayi kerap diajak ayahnya, Yaya Cahya (33) warga Soreang, Kabupaten Bandung untuk memuliakan bulan suci Ramadhan.

Pendidikan rohani yang ditanamkan ayahnya salah satunya adalah melakukan i’tikaf selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan di masjid yang tak jauh dari rumahnya.

Yaya mengatakan bahwa pelajaran ini adalah untuk menanamkan kebiasaan anak untuk mencintai masjid.

“Agar anak biasa dengan masjid, hatinya terpaut dengan masjid, dan ketika besar nanti mudah untuk diarahkan untuk membela Islam, karena hatinya sudah terpaut dengan masjid,” ujarnya pada Kiblat.net di masjid Al-Muhajirin, Perumahan Cingcin Permata Indah, Soreang, kabupaten Bandung, Jum’at (16/06) dini hari.

Yaya menekankan bahwa pendidikan ini sangat penting, terutama melihat kondisi lingkungan saat ini yang makin hari makin tidak karuan.

“Alhamdulillah memang sudah diajari dan dibiasakan menjalani ajaran Islam walau masih belia. Sudah sejak umur empat tahun, Khalil sudah puasa Ramadhan, dan sejak umur enam tahun sudah bisa full selama sebulan penuh,” terang bapak dua anak ini.

Selain itu, Yaya dan anaknya, Khalil akan menjalani i’tikaf full selama sepuluh hari di masjid Al-Muhajirin, Soreang.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

The post K⁠⁠⁠halil, Sejak Bayi Sudah Diajari I’tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/06/16/k%e2%81%a0%e2%81%a0%e2%81%a0halil-sejak-bayi-sudah-diajari-itikaf-10-hari-terakhir-ramadhan/
via IFTTT

0 Response to "K⁠⁠⁠halil, Sejak Bayi Sudah Diajari I’tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close