Genesa Tanah Haram

Oleh: Ade Dorojatun*

 

Apalagi yg selalu diperhatikan seorg geologist ketika mengunjungi suatu daerah baru kl bukan memperhatikan batu..., & itulah yg saya lakukan ketika saya dtg utk pertama kali ke tanah suci...

Ketika pertama kali dtg ke tanah suci Makkah &  Madinah, persepsi saya ttg padang pasir di daerah Hijaz dimn Makkah &  Madinah berada, berubah sama sekali.

Seblm saya dtg kesana, dlm benak saya padang pasirnya akan mirip dg  yg prnh saya kunjungi spt di Utah USA, Dubai UAE atau di Gobi Cina yg didominasi oleh batuan sedimen pasir. Tp di Hijaz, ternyata bukit2nya adalah batuan vulkanik..!!  

Bagi saya, Hijaz adalah padang batu bukannya padang pasir. Kunjungan saya kebbrp bukit tmpt jejak Rasul SAW, spt bukit  gua Hira,  membuktikan bhw memang bukit2 yg saya lihat dr kejauhan itu adalah batuan vulkanik.

Jg kunjungan saya di daerah perbukitan Madinah. Perjalanan darat dr Madinah ke Makkah pp semakin memperjelas bhw bukit2  batuan tsb adalah batuan vulkanik.

Ketika saya naik pesawat dr  Jeddah ke Madinah pp, semakin terlihat kl bukit2 tsb adalah perbukitan hasil proses vulkanik, terutama krn  bentuknya yg spt kerucut dg jejak aliran magma & lahar, mirip dg  gunung api di Jawa, hanya ukurannya saja yg lbh kecil.

Timbul pertanyaan di benak saya, proses tektonik apa yg menyebabkan batuan vulkanik ini ada di permukaan Hijaz?. Msh aktifkah proses vulkanik / tektonik yg mngontrolnya..?

Saya langsung mencari informasi ttg geologi di Hijaz & betapa terkejutnya saya ketika mngetahui bhw proses tektonik/vulkanik di Hijaz ternyata msh berlangsung aktif.

 Proses tektoniknya ternyata adalah hasil dr  terbukanya Laut Merah (rifting) sehingga dataran Afrika & Arabia semakin menjauh dg pergeseran kearah timur laut sebesar 26mm/th.

Yg mana proses ini mengakibatkan magma yg berada di bawah permukaan muncul ke permukaan melalui rekahan yg ada, sehingga membentuk gunung2 kecil di dataran Hijaz.

Setelah memahaminya, saya langsung terkesiap ketika teringat hadist Rasul SAW yg ada di kitab hadist Muslim, yg tertulis sbb :
"Hari kiamat tak akan tiba seblm api keluar dr  bumi Hijaz, yg menerangi leher2 unta di Bushra (Suriah) ".

Dulu ketika membaca hadist tsb, saya bingung memikirkan api  ini dr mana ya..? Rupanya magma dari bawah Hijaz yang keluar ke permukaan..!!!

SubhanALLAH, karena Rasul SAW dg bimbingan ALLAH SWT, telah tahu 14 abad lebih dulu dr para ahli geologi yang baru mengenal teori tektonik lempeng (plate tektonik) di abad ke 20.

Rasul SAW telah tahu bahwa ada api (magma) yang menunggu di bawah Hijaz untuk keluar ke permukaan &  akan terlihat sampai Suriah, sometimes.... someday......., sebagai pertanda kiamat....

Sejak itu setiap kali saya datang lagi ke tanah suci, baik utk mengerjakan haji atau umroh, saya selalu menikmati singkapan2 geologi di Hijaz karena disinilah kiamat  akan bermula...

Selamat berpuasa sahabat...

 Wassalam.

*Ade Dorojatun  adalah Seorang Geologist***

Tags: 
Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/genesa-tanah-haram
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: