Diduga Jadi Inspirator Serangan London, Ulama AS “Dibidik” Polisi

KIBLAT.NET, Detroit – Pejabat pemerintah Eropa dan AS, menyebut para penyerang warga sipil dengan mobil van dan pisau di London pada Sabtu lalu mendapat inspirasi dari seorang ulama AS, Syekh Ahmad Musa Jebril. Syekh Jebril yang telah tinggal di daerah Detroit selama beberapa tahun, disebut oleh pihak berwenang sebagai propagandis online yang mempengaruhi ketiga penyerang tersebut.

Jebril pertama kali diidentifikasi memiliki keterkaitan pada Ahad, setelah British Broadcasting Corporation melakukan wawancara dengan dengan mantan teman salah satu penyerang. Menurutnya, salah satu penyerang mendengarkan ceramah Jebril yang diposting di internet.

“Saya telah mendengar beberapa hal ini, dan ini sangat radikal,” kata mantan teman itu. “Saya terkejut ceramah ini masih di YouTube dan mudah diakses,” kata pria tersebut. Dia mengatakan telah menelepon hotline anti-terorisme pemerintah Inggris untuk melaporkan apa yang telah dia dengar dan lihat.

Ketika diminta tanggapan oleh Reuters, Biro Investigasi Federal dan kantor Kejaksaan AS di Detroit tidak berkomentar mengenai aktivitas ulama keturunan Palestina itu.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan yang dilakukan oleh orang-orang yang menabrak pejalan kaki dengan sebuah van di Jembatan London, lalu menusuk orang-orang di pub terdekat, menewaskan tujuh orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi menembak mati tiga penyerang.

Laith Alkhouri dari Flashpoint Global Partners, sebuah perusahaan swasta yang memantau aktivitas internet militan, mengatakan bahwa Jebril telah mengirimkan pesan belasungkawa kepada keluarga seorang militan Inggris yang tewas dalam pertempuran pada tahun 2013 di Suriah, di mana ISIS telah kehilangan wilayah dalam beberapa bulan terakhir.

Syekh Jebril yang juga dipanggil Abu Khaled, adalah seorang ulama yang dituding radikal. Ceramah dan artikelnya tentang persoalan Islam tersebar luas di internet, di antaranya dalam situs http://ahmadjibril.com/media.html. Meskipun tidak diketahui berafiliasi langsung dengan kelompok tertentu, dia dikenal menjadi inspirator bagi banyak pejuang Inggris pro-Sunni di Suriah atau di tempat lain.

Setelah melakukan review, YouTube menolak untuk menghapus video ceramahnya, yang telah dilihat lebih dari 1,5 juta kali per Juni 2017, karena tidak melanggar pedoman YouTube. YouTube telah menyatakan bahwa sebagian besar video Jibril adalah ceramah religius damai serta beragam materi seperti interpretasi Al-Qur’an, akhlak, puasa, dan pengobatan barat. Tinjauan YouTube menyimpulkan bahwa konten Jibril tidak menganjurkan kekerasan.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: Reuters

The post Diduga Jadi Inspirator Serangan London, Ulama AS “Dibidik” Polisi appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/06/09/diduga-jadi-inspirator-serangan-london-ulama-as-dibidik-polisi/
via IFTTT


Tidak ada komentar:

Write a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas


Ke atas
close