Diduga Danai Gerilyawan di Suriah, Raksasa Semen Eropa Diselidiki

KIBLAT.NET, Paris – Pemerintah Perancis mulai melakukan penyelidikan resmi terhadap kegiatan perusahaan semen raksasa LafargeHolcim. Perusahaan semen yang merajai dunia itu dituduh mendanai kelompok bersenjata di Suriah, termasuk di antaranya yang masuk dalam daftar “teroris” internasional.

Kantor berita BBC melaporkan, melansir dari sumber kehakiman Perancis pada Selasa (13/06), penyelidikan ini juga melibatkan hakim khusus soal urusan anti-teror. Sementara hakim lainnya spesialis dalam urusan keuangan dan ekonomi.

Di waktu bersamaan, pihak LafargeHolcim mengaku belum diberitahu atau dihubungi kejaksaan terkait hal ini. Meski demikian, perusahaan tersebut menyatakan bersedia bekerja sama penuh.

Perusahaan yang juga beroperasi di Indonesia ini dua bulan lalu mengakui pihaknya memberikan uang kepada sejumlah kelompok bersenjata di Suriah, termasuk di antaranya yang masuk dalam daftar hitam. Uang tersebut sebagai jaminan supaya perusahaan tersebut tetap berproduksi meski perang berkobar.

“Para pimpinan di perusahaan cabang di daerah Jalabiyah (di Aleppo, Suriah Utara) melakukan kesepakatan ‘tak dapat diterima’ untuk menjaga keberlangsungan produksi dan melindungi para pekerja,” kata pernyataan Lafarge Holcim, dua bulan lalu.

Perusahaan tersebut menambahkan bahwa faksi-faksi bersenjata di Suriah mengontrol atau berupaya mengontrol daerah-daerah di sekitar pabrik.

Pengakuan itu dibuat setelah pihak LafargeHolcim melakukan penyelidikan internal. Buntut pengakuan ini, Direktur Eksekutif LafargeHolcim, Eric Olsen, mengundurkan diri.

Menurut laporan Orient News, di antara kelompok bersenjata yang menjalin kesepakatan dengan perusahaan Eropa itu Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS), yang saat itu mengontrol sebagian besar wilayah di Aleppo. Kesepakatan ini berlangsung antara tahun 2012 hingga 2014.

Pabrik LafargeHolcim di Suriah utara itu sendiri saat ini sudah tutup. Hal itu menyusul marger antara dua raksasa perusahaan semen Eropa, Lafarge dan Holcim. Saat terjadi kesepakatan, pabrik semen di Suriah itu masih di bawah kendali perusahaan Lafarge.

Sementara itu, sejumlah pejabat Perancis menambahkan bahwa perusahaan Lafarge Holcim juga melakukan pelanggaran dengan membeli minyak dari kelompok-kelompok bersenjata.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: BBC, Orien News

The post Diduga Danai Gerilyawan di Suriah, Raksasa Semen Eropa Diselidiki appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/06/14/diduga-danai-gerilyawan-di-suriah-raksasa-semen-eropa-diselidiki/
via IFTTT
Sebarkan Lewat Google Plus

0 comments:

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close