Dianggap Bermuatan SARA, Polisi Bubarkan Kajian Buka Puasa di Cirebon

KIBLAT.NET, Cirebon – Acara kajian yang dilanjutkan buka puasa bersama para muallaf dan Aktivis Anti Pemurtadan yang diadakan oleh Forum Silaturahmi Umat dan Alumni 212 se-Cirebon Raya pada Ahad (18/06) dibubarkan oleh aparat kepolisian yang dibantu sejumlah ormas. Acara ini, sedianya menghadirkan ustadz Bernard Abdul Jabbar sebagai pemateri.

“Semula acara ini bertempat di masjid Pertamina Klayan namun dipindah ke masjid Baiturrohim kota Cirebon akibat adanya penolakan dari Presdir Pertamina, pihak Kristen terutama para pendeta dan polda,” kata koordinator panitia acara, Rifai Iwan.

Pembubaran ini disertai penangkapan 25 orang dari panitia dan peserta kajian, termasuk ustadz Andi Mulya selaku penanggung jawab acara. Kepolisian menilai acara dengan tema ““Membentengi Aqidah Ummat dari Bahaya Permutadan” ini mengandung unsur SARA, sehingga izin tidak diberikan.

Adapun kronologis pembubaran adalah sebagai berikut:

1. Pukul 12.05 petugas Polres Cirebon Kota berjumlah sekitar 1 peleton melaksanakan penjagaan di Masjid Abdurrahman dan sekitar 30 orang gabungan ormas menolak rencana kegiatan bedah buku yang tidak berizin.

2. Pukul 12.30 Kapolres Cirebon Kota tiba di Masjid Abdurrahman.

3. Pukul 12.40 massa GMBI berorasi menolak rencana pertemuan karena dinilai ilegal dan mengancam stabilitas keamanan.

4. Pukul 12.42 terlihat ustadz Andi Mulya hendak keluar Masjid tetapi sampai pintu masuk langsung digelandang ke mobil Polres Cirebon Kota beserta jamaah lainnya.

5. Pukul 12.50 ustadz Andi Mulya beserta jamaah lainnya dibawa menggunakan 2 mobil milik Polres Cirebon Kota dengan pengawalan ketat⁠⁠⁠⁠

Reporter: Mujadid
Editor: M. Rudy

The post Dianggap Bermuatan SARA, Polisi Bubarkan Kajian Buka Puasa di Cirebon appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/06/19/dianggap-bermuatan-sara-polisi-bubarkan-kajian-buka-puasa-di-cirebon/
via IFTTT


Tidak ada komentar:

Write a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas


Ke atas
close