Sambut Ramadhan, Ribuan Obor Terangi Kota Poso

KIBLAT.NET, Poso – Ribuan umat Islam Kabupaten Poso mengikuti pawai obor menyambut Bulan Suci Ramadhan, yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam (DPD FPI) Kabupaten Poso bekerjasama dengan seluruh elemen dan Ormas Islam Kabupaten Poso.

Diselenggarakan pada Kamis malam (18/05/2017), masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Acara yang diikuti sekitar 6000 umat Islam ini serentak turun ke jalan memekikkan takbir dan mengecam pelaku penista Al-Quran dan pendukungnya.

Massa mulai berkumpul sehabis Salat Magrib di Masjid Agung Baiturrahman Poso. Sekitar pukul 19.30 wita (setelah Salat Isya), Pawai Obor ini pun dibuka dengan arahan dan ucapan basmalah dan takbir oleh Ketua MUI Kabupaten Poso, KH. Arifin Tuamaka, S.Ag.

Ketua MUI Kabupaten Poso ini menegaskan bahwa momentum dan semangat menyambut Bulan Suci Ramadhan kali ini harus menjadikan umat Islam bersatu dan semangat beribadah.

“Alhamdulillah kita patut bersyukur kepada Allah karena malam ini kita diberikan kesempatan untuk hadir bersama-sama ditempat ini dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, oleh karena itu pawai obor malam ini adalah menujukkan satu semangat umat Islam untuk bersatu. Jadi kan momentun ini sebagai penyemangat untuk beribadah di bulan Ramadhan . Oleh karena itu kepada anak-anakku semua mari kita tertib kita tebarkan bahwa kita benar-benar rahmatan lil alamin,” kata Haji Airifin saat memberikan arahan sebelum pawai dimulai.

Selanjutnya, kaum muslimin berjalan kaki menuju rute pawai yang telah diatur panitia. Ribuan massa kaum muslimin kota Poso tumpah ruah di jalan mengikuti pawai dengan khidmat.

Disela-sela pawai, para orator menyampaikan orasinya mengecam Ahok penghina Al-Quran beserta pendukungnya. Serta mengajak kaum muslimin untuk bersatu melawan kedzaliman orang kafir.

“Saat ini umat muslim Poso memberikan dukungan penuh atas hukum yang telah ditetapkan kepada Ahok. Walaupun para pendukung Ahok memberi dukungan kepada Ahok dan menyatakan bahwa Ahok adalah orang yang dizalimi. Saudaraku obor-obor yang kita bakar ini bukan sembarang obor dan lilin mereka yang kita padamkan bukanlah lilin-lilin biasa. Umat Islam harus bersatu dan harus bisa memberi dukungan kepada ulama-ulama yang dizalimi dan kepada dien yang dinistakan,” tegas Ustadz Amin Adnan selaku orator pada acara pawai tersebut.

Sementara itu, ketua DPD FPI Poso, Ustadz Sugianto Kaimuddin menyatakan umat Muslim Poso siap perang jika para pendukung Ahok mengancam dan tidak mendukung supremasi hukum yang telah ditetapkan kepada Ahok.

“Saudara-saudaraku sekalian yang dirahmati Allah, di Poso kita buktikan bahwa kita masih kuat dan bersatu. Bagi mereka yang ingin menghancurkan Islam apalagi yang mengancam akan membunuh orang muslim Poso sebagaimana yang tersebar di FB dan viral beberapa hari ini. Malam ini kita bakar obor –obor kita dan kita padamkan lilin-lilin pendukung Ahok,” tegas Sugianto dalam orasinya.

Penjagaan ketat dilakukan oleh gabungan Polisi dan TNI baik berpakain seragam maupun berpakaian sipil. Aparat terlihat di setiap sudut sekitar lokasi pawai. Kapolres Poso, AKBP Bogiek Sugiyarto,SH mengapresiasi kegiatan pawai ini karena berlansung tertib dan aman.

Finish di alun-alun Sintuwu Maroso sekitar pukul 21.30 wita. Pawai ditutup dengan orasi dan doa penutup yang disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Poso. Massapun membubarkan diri dengan tertib dan aman.

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: Hunef Ibrahim

The post Sambut Ramadhan, Ribuan Obor Terangi Kota Poso appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/05/20/sambut-ramadhan-ribuan-obor-terangi-kota-poso/
via IFTTT