Mengapa Ahok Di Penjara hanya pada Penistaan Agama?

KONFRONTASI-Pertanyaan pada Topik Catatan di atas, penting untuk di tanyakan. Kenapa? Karena sejumlah kasus yang sudah menjadi pengatahuan publik yang membelir nama Ahok, oleh gagal, setidak nga belum tuntas sampai di meja Pangadilan.

Publik sudah tahu, kasus2 yang membelit Ahok mulai dari semenjak jadi Bupati Di Belitung Timur, menjadi anggota DPR komisi II dari Fraksi Golkar sampai menjadi wakil dan Gubernur DKI, terpampang jelas di ranah publik. Baik di media2 main steam maupun di medsos.

Sering di sebutkan di Medsos yang di duga lakukan oleh Ahok di antara kasus2 yg terkait dgn hal2 yang bersifat illegal saat jabat Bupati Beltim di sejumlah hal seperti: Tambang, hutan dll yg sudah publik ketahui medsos, tapi seolah lolos dari hukum. Dan sejumlah kasus lain nya.
“Korupsi Ahok Tersebar Di Mana-Mana, Ini Buktinya”, Suara Nasional 29/01/2016.

Begitu juga dalam kasus ktp elektronik yang menghobokan itu, nama Ahok tidak teraentuh. Belakangan juga sejumlah kasus seperti Kasus Sumber Waras, Tanah Cengkareng, UPS, taman BMW, Kasus Bustransjkt, Teman Ahok dan Ahok Center yg kelola dana csr sejumlah perusahaan dan Reklamsi Teluk Jakarta yg semua beroma KKN dan Korupsi toh juga tidak di sibak, dikuak tuntas?

Baru pada kasus Penistaan Almaidah 51 di Kepulauan Seribu 27 September silam menghantarkan suami Veronica Tan ke Jeruji besi. Kenapa demikian? Hanya kasus kasus Penistaan Agama saja? Sedangkan kasus2 Dugaan Korupsi yang di usut KPK, Polri bahkan kejaksaan pun tidak sentuh. Ini jadi pertanyaan besar.

Insitusi Penegakan Hukum seperti KPK, Kepolisian dan Kejaksaan ketika tangani kasus2 yang menimpa Ahok seperti kompak lakukan pembelaan mesti bukti2 dan hasil audit tak terbantahkan. Ahok menjadi sakti dalam sejumlah kasus yg di usut tiga lembaga hukum di atas.

Bahkan kasus Sumber Waras yg sdh terang benderang oleh audit BPK pun KPK tak sanggup jadikan Ahok tersangka. Bahkan Kapolri, Tito Karnavian pun sempat lontarkan kritikan atas KPK dalam menangani kasus Ahok.

Menjadi pertanyaan yg masih menyimpan misteri kenapa KPK, Polisi dan Kejaksaan tak sanggup sentuh Ahok dalam sejumlah kasus yg di sebutkan di atas? Apakah jika kasus2 itu di sentuh dgn tuntas akan menyeret sejumlah nama2 besar politisi yg membuat kegoncangan seperti kasus ktp elektronik yg seret sejumlah nama politisi besar?

Kasus bustransjkt dan Sumber Waras, misalnya jika di usut tuntas akan seret nama Presiden Jokowi, sehingga kasus2 itu pun harus di redam dan ada upata kuat untuk mempeti eskan. Atau cukup mangkarak di meja Komisioner KPK?

Sebenar nya dengan terpenjara nya Ahok atas kasus Penistaan Agama sekarang sdh bisa menjadi pintu masuk bagi KPK, Kepolisian dan Kejaksaan untuk usut tuntas sejumlah dugaan Korupsi yg seret nama Ahok hingga ke Pengadilan.

Apalagi, Presiden Jokowi juga apreasi penegakkan hukum atas kasus penistaan agama agar hormati putusan pengadilan. Dan melalui Menko Luhut Binsar Panjaitan yg nyatakan Pemerintah Tidak Intervensi Kasus Ahok. Ini patut di apresiasi.

Sekarang tiba saat nya semua kasus dugaan korupsi Ahok sudah sepantas nya di usut tuntas hingga ke Pengadilan. Sehingga bukan saja kasus penistaan Agama. Agar semua nya terang benderang. Tegakkan lah Keadilan Meski Langit Runtuh.

Surabaya, 13 Mei 2017

Hasil gambar untuk muslim arbi
Oleh: Muslim Arbi, Koordinator (Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi)

Media  Online ini  merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.

 

Tags: 
Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/mengapa-ahok-di-penjara-hanya-pada-penistaan-agama
via IFTTT
Sebarkan Lewat Google Plus

0 comments:

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close