Hina Aksi Mogok Makan Tahanan Palestina, Pizza Hut Minta Maaf

RAMALLAH (Panjimas.com) — Restoran makanan cepat saji internasional Pizza Hut baru-baru ini meminta maaf atas sebuah unggahan melalui Facebook oleh salah satu gerainya di Israel yang menghina pemimpin senior dan ikon perlawanan Palestina yang dipenjara, Marwan Barghouti, yang saat inisedang memimpin aksi mogok makan massal ribuan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

“Pizza Hut International meminta maaf atas pelanggaran yang disebabkan oleh unggahan baru-baru ini di halaman Facebook Pizza Hut Israel,” demikian pernyataan otoritas pengelola restoran makanan cepat saji internasional tersebut yang dicantumkan di halaman utama Facebook-nya.

“Itu sama sekali tidak tepat dan tidak mencerminkan nilai-nilai merek kami,” tandas perusahaan makanan cepat saji itu, dikutip dari AA.

“Pemegang waralaba lokal di negara itu segera menghapusnya dan hubungan dengan agensi yang memasangnya dihentikan.”
Pada hari Senin (08/05), Pizza Hut Israel mengunggah sebuah foto di halaman Facebook Barghouthi yang dipenjarakan dengan disertai teks dalam bahasa Ibrani yang berbunyi, “Jika Anda ingin menghentikan mogok makan, Anda harus meminta pizza”.

Unggahan tersebut segera memicu kemarahan di kalangan aktivis pro-Palestina dan segera menarik seruan untuk memboikot Pizza Hut, termasuk cabang-cabang perusahaan Pizza Hut di kota Ramallah, Tepi Barat.

Dipimpin oleh Barghouti, lebih dari 1.500 tahanan Palestina dari seluruh spektrum politik Palestina telah melakukan aksi mogok makan sejak 17 April untuk menuntut lebih banyak hak waktu kunjungan ke penjara, perawatan medis yang lebih baik, dan perawatan yang lebih baik untuk narapidana perempuan.

Beberapa pekan terakhir terjadi banyak aksi demonstrasi dan protes keras yang dilakukan di wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel dan Jalur Gaza yang diblokade demi menunjukkan solidaritas dengan ribuan tahanan Palestina.

Menurut perhitungan pemerintah Palestina, Israel saat ini memenjarakan lebih dari 6.500 warga Palestina – termasuk 57 perempuan dan 300 anak – di 24 pusat penahanan di seluruh negeri.[IZ]

from Panjimas http://www.panjimas.com/news/2017/05/14/hina-aksi-mogok-makan-tahanan-palestina-pizza-hut-minta-maaf/
via IFTTT

Sebarkan Lewat Google Plus

0 comments:

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close