Donald Trump Sesumbar Akan Persatukan Agama-agama Besar di Dunia

KIBLAT.NET, Washington – Presiden AS Donald Trump akan melakukan kunjungan ke Arab Saudi, Vatikan dan Yerusalem. Gedung Putih pada Selasa (16/05), melaporkan bahwa kunjungan ambisius ini untuk mendesak persatuan antara agama-agama besar di dunia.

Penasihat Keamanan Nasional HR McMaster mengemukakan rencana terperinci untuk “perjalanan bersejarah” yang akan dimulai akhir pekan ini. Ia memastikan bahwa Trump akan berbicara dalam sebuah pertemuan dengan para pemimpin Muslim mengenai “harapannya akan visi damai Islam.”

Di Arab Saudi, sehari setelah pembicaraan dengan Raja Salman dan pangeran mahkotanya, Trump akan menghadiri pertemuan dengan puluhan pemimpin dari seluruh dunia Muslim.

“Pidato tersebut dimaksudkan untuk menyatukan dunia Muslim yang lebih luas melawan musuh bersama semua peradaban dan untuk menunjukkan komitmen Amerika kepada mitra Muslim kita,” kata McMaster seraya menambahkan bahwa Trump akan membantu membuka pusat deradikalisasi-ekstrimisme.

Sebelumnya, dalam pidato pertama Trump, pihaknya berjanji untuk menghancurkan “terorisme Islam radikal” dan memberlakukan larangan total imigrasi Muslim ke Amerika Serikat. Sejak 20 Januari, Trump telah berusaha untuk memberlakukan larangan imigrasi tersebut, sebelum akhirnya ditolak pengadilan AS.

Meski demikian, McMaster menekankan bahwa Trump akan mengunjungi situs-situs yang terkait dengan agama-agama besar dunia untuk menekankan persatuan atas dasar toleransi dan moderasi.

Setelah di Arab Saudi, Trump akan mengunjungi Yerusalem, di mana dia akan bertemu Perdana Menteri Binyamin Netanyahu dan mengunjungi peringatan Vad Yashem. Keesokan harinya dia akan berdoa di Tembok Barat, salah satu situs tersuci Yahudi.

Pada hari yang sama, dia akan bertemu dengan Presiden Mahmoud Abbas dari wilayah Palestina di Bethlehem di Tepi Barat. Trump dikatakan berniat menyampaikan keinginan pemerintah untuk memfasilitasi sebuah kesepakatan yang mengakhiri konflik Israel-Palestina.

Setelah Yerusalem, Trump akan pergi ke Vatikan untuk bertemu dengan Paus Fransiskus. Pemimpin AS akan merayakan kontribusi umat Katolik ke Amerika dan dunia, membahas masalah diplomatik dengan paus dan mengunjungi bangunan Basilika Santo Petrus.

Setelah Vatikan, Trump akan berkunjung ke Belgia untuk bertemu dengan pejabat Uni Eropa dan menghadiri pertemuan puncak NATO pada 24-25 Mei. Dia kemudian menuju ke Italia dan pulau Sisilia untuk menghadiri pertemuan puncak G7 pada tanggal 26 dan 27 Mei.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: The New Arab

The post Donald Trump Sesumbar Akan Persatukan Agama-agama Besar di Dunia appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/05/17/donald-trump-sesumbar-akan-persatukan-agama-agama-besar-di-dunia/
via IFTTT
Sebarkan Lewat Google Plus

0 comments:

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close