Cegah Konflik, Pasal Penistaan Agama Harus Dipertahankan

KONFRONTASI - Anggota komisi III DPR RI, Taufiqulhadi menilai adanya pasal penodaan agama di Indonesia masih sangat dibutuhkan guna menjamin stabilitas bangsa.

“Bangsa Indonesia ini adalah bangsa yang menganggap masalah agama itu penting, dan untuk pasal penodaan agama saya kira masih sangat dibutuhkan,” kata Taufiqulhadi kepada Kriminalitas.com, Sabtu (13/5/2017).

Ia melanjutkan, undang-undang dalam hal penodaan agama justru harus tetap ada mengingat beberapa konflik justru timbul dari segi agama meski Indonesia terkenal dengan keberagamannya.

“Ada sensitivitas yang tinggi terhadap persoalan agama. Konflik itu mudah pecah karena agama, kalau tidak ada sebuah pasal undang-undang yang mengatur, bisa konflik nanti,” lanjutnya.

Untuk posisinya sebagai wakil rakyat, ia menilai keberadaan pasal penodaan agama masih terbilang mumpuni dan belum perlu perubahan.

“Secara fraksi, dari Nasdem mengatakan belum perlu untuk merevisi, sudah cukup. Jadi pasal ini membuat orang akan berhati-hati,” tutupnya.

Pasal penistaan agama telah menjadi perbincangan serius setelah belakangan ini kembali mencuat dengan kasus yang menjerat gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok dinyatakan terbukti bersalah telah menistakan agama Islam dan divonis dua tahun penjara.(Juft/Kriminalita)

Tags: 
Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/cegah-konflik-pasal-penistaan-agama-harus-dipertahankan
via IFTTT
Sebarkan Lewat Google Plus

0 comments:

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close