» » » Ustadz Ini Diteror Usai Laporkan Dugaan Kampanye Gelap

Ustadz Ini Diteror Usai Laporkan Dugaan Kampanye Gelap

Penulis By on Selasa, 18 April 2017 |

KIBLAT.NET, Jakarta – Seorang penceramah agama di Jakarta Timur mendapatkan teror setelah melaporkan kampanye terselubung berkedok pengajian di rumah orang Nasrani saat masa tenang Pilkada.

Ustadz Marhadi, warga Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur melihat gelagat tak baik saat mengetahui ada kegiatan pengajian di dekat rumahnya, Sabtu (15/04). Dia pun menyelidiki kegiatan yang dilakukan saat masa tenang jelang pemungutan suara pemilihan gubernur DKI Jakarta. Rupanya, pengajian itu hanya kedok yang digunakan untuk melakukan kampanye.

“Pada hari Sabtu siang, pada hari tenang kampanye didapati ada kampanye terselubung berkedok pengajian. Begitu diselidiki, ternyata dilakukan di rumah orang Nasrani,” kata M. Kamil Pasha kuasa hukum dari LBH Street Lawyer yang menjadi kuasa hukum Ustadz Marhadi kepada Kiblat.net, Senin (17/04).

Kamil menjelaskan para warga mengaku datang ke acara yang digelar di Jalan Swakarsa, Pondok Kelapa karena diundang untuk pengajian RW. Padahal, pihak RW tak pernah mengeluarkan undangan tersebut.

Saat ditelusuri, ternyata kegiatan yang dilakukan adalah bagi-bagi sembako. Menurut Kamil, pihak yang membagikan sembako disinylir merupakan pendukung pasangan calon gubernur nomor urut dua.

“Di situ Ustadz Marhadi berinisiatif untuk menghentikan kampanye terselubung itu. Karena memang menyalahi aturan kan,” ungkap Kamil.

Marhadi kemudian menghubungi pihak Panwaslu dan Babinbsa, termasuk juga pihak kepolisan. Akhirnya, kampanye berkedok pengajian itu dibubarkan. Namun sembako terlanjur dibagikan kepada warga.

Teror Orang Tak Dikenal

Esok harinya, secara mengejutkan rumah Mashadi didatangi orang tak dikenal pada pukul 22.00 WIB. Saat itu di rumah tersebut hanya ada ibu Ustadz Marhadi yang sudah tua dan saudaranya.

“Hari Minggu jam sepuluh malam ada tiga orang menggedor-gedor, merusak pagar sehingga ada bagian tembok yang rompal,” ungkap Kamil.

Tak hanya itu, para pelaku juga memanggil nama Ustadz Marhadi dengan suara keras. Mereka juga melontarkan kalimta-kalimat teror. “Kalo masih sayang sama orang tua dan saudaranya jangan macam-macam, jangan membangunkan macan tidur,” kata Kamil menirukan kalimat ancaman pelaku.

Atas perlakukan itu, Ustadz Marhadi akhirnya melapor ke pihak kepolisian. Dengan didampingi kuasa hukum dari LBH Street Lawyer, dia melaporkan pelaku dengan pasal pengancaman dan perusakan barang.

“Diterima langsung oleh Kapolsek Duren Sawit, dan yang bersangkutan berjanji akan menindaklanjuti laporan,” pungkas Kamil.

Reporter: Imam S.
Editor: Wildan Mustofa

The post Ustadz Ini Diteror Usai Laporkan Dugaan Kampanye Gelap appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/04/18/ustadz-ini-diteror-usai-laporkan-dugaan-kampanye-gelap/
via IFTTT
Baca Juga Berita/Artikel Terkait