Semua Parpol di Sampang Gagal Usung Cabup-Cawabup di Pilkada 2018

KONFRONTASI - Tidak satupun Parpol pemilik kursi di DPRD Kabupaten Sampang yang bisa mengusung paket calon bupati-calon wakil bupati pada Pilkada 2018 ini. Pasalnya, tak satupun parpol yang memenuhi syarat ambang batas 20 persen dari 45 kursi atau setara 9 kursi. Jumlah perolehan kursi bervariasi dalam kisaran 8 kursi - 2 kursi.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sampang, Miftahur Rozaq, menjelaskan dalam UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2012 mengatur parpol yang bisa mengusung paket cabup-cawabup minimal harus mencapai 20 persen dari total 45 kursi di DPRD Sampang.

"Sedangkan di DPRD Sampang tak satupun Parpol meraih 9 kursi. Hanya PKB yang meraih 8 kursi, tapi kurang satu kursi untuk mengusung paket cabup - cawabup," jelas Rozaq di Sampang, Minggu (16/4).

Sementara bagi calon perseorangan harus memenuhi persyaratan dukungan minimal 7,5 persen dari DPT Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Kala itu, jumlah DPT tercatat 805 ribu pemilih. Dengan demikian, jumlah dukungan yang harus dimiliki calon perorangan sekitar 60 ribu KTP.

"Itutpun pemilik KTP pendukung harus tinggal tersebar di delapan 8 kecamatan dari 12 kecamatan di Sampang," imbuh Rozaq, sembari menambahkan tahapan pilkada masih menunggu juknis KPU Pusat.

"Kemungkinan akan dimulai bulan September nanti untuk pendaftaran calon perseorangan," tutup Rozaq.(Juft/Skala)

Tags: 
Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/semua-parpol-di-sampang-gagal-usung-cabup-cawabup-di-pilkada-2018
via IFTTT

0 Response to "Semua Parpol di Sampang Gagal Usung Cabup-Cawabup di Pilkada 2018"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close