Sebelum Bus Pengungsi Meledak, Mobil “Bantuan” Assad Dilaporkan Mendekat

KIBLAT.NET, Idlib – Ratusan orang tewas atau terluka oleh bom mobil yang meledakkan bus pengangkut warga Suriah di Al-Rasyidin, Aleppo pada Sabtu (15/04). Para penumpang adalah warga yang menjadi bagian dari kesepakatan pertukaran tawanan rezim Assad dengan kelompok Haiah Tahrir Syam.

Koresponden Orient-News, Ammar Jaber melaporkan bahwa sejumlah besar orang tewas dalam ledakan itu, termasuk warga sipil dari Kefraya dan al-Foua. Pejuang oposisi yang melindungi bus dan staf medis dari Bulan Sabit Merah juga tewas oleh bom mobil yang menargetkan rombongan bus tersebut.

Relawan Pertahanan Sipil Suriah mengkonfirmasi bahwa lebih dari 100 tewas, sementara sekitar 500 orang mengalami luka-luka. Mereka bergegas ke tempat kejadian untuk memadamkan api dan mengobati yang terluka. Korban yang terluka diangkut ke titik medis terdekat.

Sejak Jum’at pagi, kesepakatan antara kedua belah pihak sudah mulai berjalan. Warga yang dikepung pasukan Assad dari Madaya dan Zabadani di pedesaan Damaskus dan warga dari Kefraya dan al-Foua di pedesaan Idlib siap untuk meninggalkan rumah mereka. 80 bus telah mencapai Al-Rasyidin, Aleppo yang akan membawa sekitar 3.000 orang dari Kafraya dan al-Foua.

Konvoi “Bantuan” Assad

Kepada Orient-News, sumber lapangan melaporkan bahwa konvoi bus yang membawa orang-orang dari Kefraya dan al-Foua ke titik pertukaran berhenti di al-Rasyidin, sedangkan bus yang membawa orang-orang dari Zabadani dan Madaya berhenti di al-Ramousa, Aleppo Selatan.

Media yang berafiliasi dengan Assad melaporkan bahwa rezim Assad sebeluSebmnya telah mengirim tiga mobil yang diduga sarat bahan makanan dan persediaan medis untuk orang-orang Kefraya dan al-Foua.

“Konvoi ‘bantuan’ ini masuk tanpa diperiksa oleh pejuang oposisi, dan hanya 20 menit kemudian diketahui sarat dengan bahan peledak,” kata sumber tersebut.

Meski demikian, belum diketahui secara pasti pelaku peledakan dan tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom mobil ini. Kelompok Ahrar Syam yang sempat mengkritik kesepakatan antara Haiah Tahrir Syam dan rezim Assad tersebut menyatakan kecaman atas insiden ini dan meminta agar pelaku segera diusut.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: El-Dorar, Orient-News

The post Sebelum Bus Pengungsi Meledak, Mobil “Bantuan” Assad Dilaporkan Mendekat appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/04/16/sebelum-bus-pengungsi-meledak-mobil-bantuan-assad-dilaporkan-mendekat/
via IFTTT