Pria Ini Tolak Hadiah Miliaran Rupiah dari Bank, Apa Alasannya?

KIBLAT.NET, Muscat – Bagi kebanyakan orang, mendapatkan uang miliaran rupiah akan dihabiskannya untuk liburan, beli barang-barang mahal, berfoya-foya, ataupun dipergunakan sesuai yang diinginkan. Namun, hal itu tidak bagi seorang pria yang menjadi imam masjid di Oman.

Setelah mengetahui rekeningnya terpilih menjadi pemenang undian di sebuah bank dengan nilai hadiah miliaran rupiah, pria ini justru tidak mau menerima hadiah tersebut. Oleh Sheikh Ali al-Ghaithi, hadiah senilai 250.000 riyal Oman atau sekitar 8,6 miliar rupiah dengan tegas ia tolak.

Pria berusia 70 tahun itu menerima telepon dari bank pada hari Selasa (18/04). Pihak bank memberitahu bahwa dirinya menjadi orang yang “beruntung” atas hadiah tersebut. Namun, pria yang menjadi seorang imam masjid itu mengatakan bahwa dirinya menolak karena alasan agama (tidak dibolehkan oleh syariat Islam, red).

“Mereka mengatakan kepada saya bahwa saya beruntung -meskipun itu bukan ‘keberuntungan’- untuk memenangkan uang yang belum saya dapatkan. Hukum Islam mengatakan bahwa saya tidak dapat menyimpan uang seperti itu, jadi saya mengatakan kepada bank untuk menyimpannya. Sederhana saja,” katanya kepada harian The National.

Pihak bank mengkonfirmasi penolakan tersebut, kemudian menyatakan bahwa ini bukan pertama kalinya seorang nasabah di Oman memenangkan undian dan mengembalikan uang tersebut.

“Tahun lalu, nasabah bank lain memenangkan 100.000 riyal Oman (sekitar Rp 3,5 miliar) dalam undian tahunan. Namun, ia menolak uang tersebut dengan alasan agama,” kata seorang sumber dari bank.

Menurut hukum Islam, undian (lotre,red) tidak diperbolehkan dan disamakan dengan perjudian. Sebuah tindakan yang sangat dilarang dalam Islam.

Reporter: Ibas Fuadi
Sumber: The New Arab

The post Pria Ini Tolak Hadiah Miliaran Rupiah dari Bank, Apa Alasannya? appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/04/21/pria-ini-tolak-hadiah-miliaran-rupiah-dari-bank-apa-alasannya/
via IFTTT

0 Response to "Pria Ini Tolak Hadiah Miliaran Rupiah dari Bank, Apa Alasannya?"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas