» » » » Prabowo, Warga DKI, Arus Perubahan dan Temuan 5 Lembaga Survai

Prabowo, Warga DKI, Arus Perubahan dan Temuan 5 Lembaga Survai

Diposting ulang oleh pada Minggu, 16 April 2017 | Belum ada komentar

JAKARTA - Ada gejala, warga DKI haus perubahan. Ada kemungkinan aura perubahan menguat kalau pilkada DKI  jujur,adil,bebas, dan beradab, tidak dipenuhi politik duit.  Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak pendukung calon gubernur dan wakil gubernur nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan- Sandiaga Uno.

Pertemuan berlangsung di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara Nomor 4, Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (15/4/2017) malam. 

Hadir dalam pertemuan tersebut Anies Baswedan, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua timses anies-sandi, Mardani Ali Sera; Anggota DPD RI, Fahira Idris; serta kader partai-partai pengusung Anies-Sandi. Sandiaga Uno tak tampak dalam acara tersebut.

(Baca: Bertandang ke Rumah Prabowo, Anies Ikut Konsolidasi dengan Relawan dan Parpol)

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan usai pertemuan tersebut, Prabowo mengatakan, bahwa pertemuan ini digelar sehubungan dengan berakhirnya masa kampanye pilgub DKI Jakarta.

Sebab, tiga hari ke depan DKI Jakarta akan memasuki masa tenang pilkada sebelum pencoblosan yang akan dilaksanakan pada Rabu (19/4/2017).

Prabowo optimistis pasangan Anies-Sandi memenangkan kontestasi kursi kepemimpinan DKI Jakarta.

"Kami membaca melihat hasil-hasil lembaga survei, sebagian besar, hampir semuanya menunjukkan kehendak rakyat jakarta adalah perubahan, Anies Baswedan sebagai gubernur dan Sandiaga Uno sebagai wakil gubernur DKI Jakarta," kata Prabowo.

Sejumlah lembaga melakukan survei terkait elektabilitas atau tingkat keterpilihan dua pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017. Catatan Kompas.com, ada lima lembaga survei terdaftar di KPU DKI Jakarta yang menyampaikan hasil survei mengenai elektabilitas kedua pasangan calon.

1. SMRC

Saiful Mujani Research and Consulting ( SMRC) merilis hasil survei pada Rabu (12/4/2017). Hasil survei itu menunjukkan bahwa elektabilitas pasangan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat, sebesar 46,9 persen. Sementara itu, elektabilitas pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno sebesar 47,9 persen.

Adapun 5,2 persen responden menyatakan tidak tahu dan tidak menjawab.

Survei tersebut digelar pada 31 Maret-5 April 2017. Metode penelitian menggunakan stratified systematic random sampling dengan margin of error 4,7 persen. Dari 800 orang, hanya 446 responden yang bisa diwawancara.

(baca: Beda Alasan Memilih Ahok atau Anies di Pilkada DKI Menurut Survei SMRC)

2. LSI Denny JA

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei pada Kamis (13/4/2017). Hasilnya, pasangan Ahok-Djarot memiliki elektabilitas sebesar 42,7 persen dan elektabilitas pasangan Anies-Sandi sebesar 51,4 persen.

Responden dalam survei LSI Denny JA sebanyak 440 orang. Survei dilaksanakan pada 7-9 April 2017 dengan metode multistage random sampling dan margin of error kurang lebih 4,8 persen.

(baca: LSI Denny JA Nilai Efek Debat Pilkada Tidak Signifikan Ubah Dukungan)

3. Median

Media Survei nasional (Median) merilis hasil survei terbarunya pada Sabtu (15/4/2017). Dalam survei yang digelar pada 13-14 April 2017, Ahok-Djarot memiliki elektabilitas 47,1 persen, sementara elektabilitas Anies-Sandi yakni 49 persen.

Sisanya, 3,9 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan. Survei Median dilakukan terhadap 550 responden warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih dengan metode multistage random sampling, dan margin of error sebesar lebih kurang 4,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

4. Charta Politika

Survei Charta Politika terhadap 782 responden menunjukkan tingkat elektabilitas Ahok-Djarot sebesar 47,3 persen dan elektabilitas Anies-Sandi 44,8 persen. Charta Politika melakukan survei pada 7-12 April 2017 dan disampaikan hasilnya pada Sabtu (15/4/2017).

Survei tersebut dilakukan terhadap 782 responden di seluruh wilayah DKI Jakarta dan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(baca: Survei Charta: Elektabilitas Ahok-Djarot 47,3 %, Anies Sandi 44,8 %)

5. Indikator Politik

Menurut hasil survei Indikator Politik Indonesia, pasangan Ahok-Djarot dipilih 47,4 persen responden. Sementara itu, pasangan Anies-Sandi dipilih oleh 48,2 persen responden. Survei Indikator dilaksanakan pada 12-14 April 2017 terhadap 495 responden di seluruh wilayah Jakarta.

Metode survei yang digunakan yakni stratified systematic sampling dengan margin of error kurang lebih 4,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(baca: Survei Indikator: Elektabilitas Ahok-Djarot 47,4 Persen, Anies-Sandi 48,2 Persen)

Tags: 
Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/prabowo-warga-dki-arus-perubahan-dan-temuan-5-lembaga-survai
via IFTTT
Baca Juga Berita/Artikel Terkait

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas