Pertempuran Berkecamuk di Daerah Jatuhnya “Mother of All Bombs” AS

KIBLAT.NET, Nangarhar – Pertempuran berkecamuk, Rabu (19/04), di dekat lokasi jatuhnya bom AS paling besar yang disebut “Mother of All Bombs (MOAB)” di wilayah Lachin, provinsi Nangarhar, Afghanistan timur. AS menyebut wilayah itu dikontrol oleh organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) Afghanistan.

Bom yang dijatuhkan pada 13 April itu, menurut pernyataan para pejabat AS dan Afghanistan, menargetkan gua-gua dan tempat persembunyian kelompok jihadis. Warga setempat menuturkan, getaran seperti gempa yang ditimbulkan hingga radius beberapa mil.

Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan sediktinya 95 jihadis tewas akibat serangan tersebut. Pernyataan pemerintah mengesampingkan jatuhnya korban sipil.

Pasukan keamanan menghalangi warga dan wartawan mendekat ke lokasi. Ini merupakan bom paling besar yang pernah digunakan Amerika Serikat.

“Kami masih terlibat pertempuran dengan musuh di lokasi,” kata juru bicara misi militer NATo di Afghanistan, Bill Salven, Rabu.

“Pertempuran berlanjut. Ada banyak bom rakitan,” imbuhnya.

Salven enggan memberikan keterangan informasi korban dalam pertempuran ini. Ia hanya mengklaim tidak ada korban sipil sejauh ini.

Pada bagiannya, militer Afghanistan mengungkapkan bahwa banyaknya bom dan kantong-kantong perlawanan membuat operasi melambat. Akan tetapi, militer Afghanistan tidak menyebutkan lokasi itu merupakan tempat persembunyian ISIS.

Sementara itu, Taliban dalam pernyataannya tidak menunjukkan kelompok tersebut bagiannya. Begitu juga, kelompok yang selama sepuluh tahun lebih menghadapi militer AS itu tidak mengatakan gerilyawan itu berafiliasi kepada ISIS.

Taliban mengutuk serangan bom terbesar AS itu. Gerakan yang menghadapi militer AS selama sepuluh tahun lebihi tu menegaskan bahwa AS adalah teroris sebenarnya.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Sky News Arabic

The post Pertempuran Berkecamuk di Daerah Jatuhnya “Mother of All Bombs” AS appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/04/20/pertempuran-berkecamuk-di-wilayah-jatuhnya-mother-bombs/
via IFTTT