Paskah, Paus menyesali skandal seks Gereja

Paus Fransiskus
Paus Fransiskus, yang memimpin kebaktian Jum'at Agung, memohon pengampunan atas skandal di Gereja Katolik dan meluapkan "rasa malu" sebagai umat manusia yang tak bisa berbuat banyak ketika kota-kota dibom atau para pengungsi yang tenggelam di laut.

Paus memimpin sebuah ritual menyalakan lilin tradisional melalui Crucis (Way of the Cross) di Colosseum Roma yang dihadiri sekitar 20.000 umat Katolik dengan pengamanan ketat.

Ia tampak duduk saat sebuah salib besar dibawa dalam prosesi, berhenti 14 kali menandai peristiwa terakhir hidup Yesus, mulai dari hukuman mati sampai penguburannya, menurut keyakinan Kristen.

Di akhir acara 2 jam, Paus membaca sebuah doa yang ditulisnya, berisi tentang rasa malu dan harapan.

Isi doa diduga merujuk skandal pelecehan seksual Gereja. Paus menyebut para biarawan Katolik yang melakukan dosa.

"Rasa malu untuk segala zaman bahwa kami para uskup, pastor, para saudara dan biarawati melecehkan dan melukaimu, Gereja", kata Paus.

Selama 2 dekade terakhir, Gereja Katolik terlilit skandal pelecehan seksual pada anak-anak oleh para biarawannya.

Kritikus mengatakan, harusnya ada lebih banyak sanksi bagi uskup yang menutupi skandal atau lalai mencegahnya.

Paus juga berbicara tentang rasa malu atas masih "tertumpahnya darah laki-laki, anak-anak, pengungsi yang tidak berdosa, dan nasib orang-orang yang dianiaya karena ras, status sosial atau kepercayaan agamanya".

"Rasa malu karena semua pemandangan penghancuran, kehancuran dan orang tenggelam yang telah menjadi hal lumrah dalam hidup kita", imbuhnya. (Reuters)

from Risalah TV http://www.risalah.tv/2017/04/paskah-paus-menyesali-skandal-seks.html
via IFTTT


Tidak ada komentar:

Write a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas


Ke atas