» » » Mesir-Sudan janji tak saling ganggu

Mesir-Sudan janji tak saling ganggu

Diposting ulang oleh pada Jumat, 21 April 2017 | Belum ada komentar

Menlu Sudan Ibrahim Ghandour bertemu dengan Menlu Mesir Sameh Shoukry. (Arab News)
Mesir dan Sudan pada Kamis (20/4) saling berjanji tidak mendukung masing-masing oposisi di kedua negara itu, dengan maksud meningkatkan hubungan bilateral.

Hubungan antara Kairo dan Khartoum sempat menegang, setelah Presiden Sudan Omar Bashir menuduh dinas intelijen Mesir mendukung tokoh oposisi Sudan.

Media Mesir juga menuduh Khartoum menawarkan perlindungan kepada anggota Ikhwanul Muslimin, yang dinyatakan sebagai "kelompok teroris" oleh Kairo pasca penggusuran Presiden Mohammed Mursi tahun 2013.

"Kami tidak akan membiarkan kelompok oposisi Mesir melakukan kegiatan negatif dari wilayah Sudan," ujar Menteri Luar Negeri Sudan Ibrahim Ghandour setelah bertemu dengan Menlu Mesir Sameh Shoukry.

Ghandour mengatakan, keputusan negaranya untuk mewajibkan visa bagi warga Mesir berusia 19 sampai 50 tahun adalah efek dari kebijakan ini.

Sejak tahun 2004, warga Mesir memiliki akses bebas visa ke Sudan, namun awal bulan ini pihak berwenang Sudan mewajibkan warga Mesir dewasa untuk membuat visa.

"Ini penting ... untuk mencegah kelompok oposisi, terutama kelompok bersenjata, melakukan kegiatan negatif melawan negara masing-masing," ujar Ghandour.

Shoukry juga bersumpah bahwa Kairo akan "bergandengan tangan" untuk meningkatkan hubungan antara kedua negara.

"Meningkatnya aktivitas teroris regional dan internasional membuat kerja sama dengan saudara-saudara Sudan menjadi penting untuk menghadapi tantangan ini," ungkap Shoukry dalam pernyataan singkat bersama Ghandour di Khartoum.

Pejabat Sudan mengklaim telah meningkatkan upaya untuk melawan ekstremisme di wilayah tersebut, meski Washington menuduh Sudan sebagai sponsor terorisme.

Salah satu penyebab lain perselisihan antara Kairo dan Khartoum adalah pendudukan Mesir di wilayah perbatasan yang diklaim oleh Sudan.

Mesir menempati segitiga Halayeb sekitar 25.000 km persegi sejak tahun 1995. (Arab News)

from Risalah TV http://www.risalah.tv/2017/04/mesir-sudan-janji-tak-saling-ganggu.html
via IFTTT
Baca Juga Berita/Artikel Terkait

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas