Membungkam Demokrasi Dengan Sembako Kecurangan

Lingkarannews.com Jakarta- Dalam satu waktu kalimat tentang demokrasi menjadi sebuah jualan yang sangat laku ketika ada peristiwa dimana suara rakyat tidak mendapat tempat oleh pemangku kekuasaan

Bahkan kata demokrasi sering dipakai menjadi bagian pelengkap nama partai, seolah memberitahukan kepublik bahwa partai mereka adalah paratai yang menjunjung demokrasi

Lantas bagaimana kalau ada, pihak pihak yang membungkam makna demokrasi itu sendiri dengan berlaku curang pada pesta demokrasi?

Pantaskah sebuah pesta demokrasi yang menjunjung nilai kejujuran, adil dan fair tersebut harus dipenuhi dengan kecurangan kecurangan?

Bagaimana kalau demokrasi hanya menjadi jargon serta alat mencapai kekuasaan, tanpa peduli aturan main serta makna sebenarnya dar demokrasi itu sendiri?

Monster monster yang berpakaian demokrasi tetapi bekerja untuk membungkam demokrasi dengan kecurangan kecurangan

Penodaan pesta demokrasi dengan aksi sembako kecurangan adalah bukti bahwa demokrasi hanya menjadi jargon dan kata yang bisa dijual sesuai kepentingan

Kalau sudah sesuai dengan kepentingannya baru bisa dikatakan demokrasi, sementara apabila tidak sesuai dengan kepentingannya maka hal tersebut melanggar demokrasi, itulah demokrasi maunya enak sendiri

Membangun kekuasaan dengan menghalalkan segala cara adalah salah satu cara pembungkaman demokrasi, lalu bagaimana dengan pemimpin yang dilahirkan dari demokrasi menghalalkan segala cara tersebut? bukankah justru memancing reaksi berantai ditengah rakyat dengan menjadi api dalam sekam terjadinya revolusi

 

Adityawarman @aditnamasaya

 



from Lingkaran News http://lingkarannews.com/membungkam-demokrasi-dengan-sembako-kecurangan/
via IFTTT

close