Habibie: Jakarta Ujung Tombak Proses Demokrasi Indonesia

KONFRONTASI - Presiden ke-3 RI B.J Habibie menggunakan hak suaranya di TPS 5, Kecamatan Setiabudi, Kuningan Timur, Jakarta Selatan. Pada kesempatan tersebut, Habibie menyebut Jakarta sebagai ibu kota negara menjadi ujung tombak pesta demokrasi.

Ia berharap warga Jakarta tetap menjaga keharmonisan antar sesama. Jangan keutuhan Jakarta sebagai ibu kota negara menjadi pecah lantaran sejumlah isu SARA yang muncul dalam Pilgub kali ini.

"Saya rasa harinya baik pertama orangnya berdisiplin pergi untuk memilih apa yang menurut keyakinan terbaik bangsa Indonesia dan dengan kesadaran bahwa Jakarta mau terima merupakan ujung tombak dari proses demokrasi saat ini. Bahkan di wilayah lain itu," ujar Habibie kepada wartawan di TPS 5, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).

"Jadi kita perlihatkan yang benar yang tidak memang demokratis. Dan kita perlihatkan budaya yang benar-benar mencerminkan perilaku kita masing-masing. Tidak SARA sama sekali dan kritis tentunya," tambahnya.

Diharapkan, lanjut Habibie, Jakarta mampu menjadi contoh bagi daerah lain terkait kesejahteraan tanpa memecah belah persatuan.

"Makin lama makin unggul dan semua warga di dunia itu lihat karena di mana-mana ada ketenangan yang diharapkan tapi belum tentu di mana-mana ada ketenangan itu. Nah kita dalam hari ini diharapkan kita menjadikan contoh bagi sama-sama yang mau mensejahterahkan wilayahnya," ungkapnya.

Sementara itu, di TPS 5 sendiri terdapat 484 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Habibie sendiri mendapat nomor urut 259. Selain itu, ada juga cucu dan anaknya yang turut terdaftar di TPS tersebut, yakni M. Pasha NF Habibie, Nadia Sofia FD Habibie, Insana Habibie dam Ilham Akbar Habibie.

Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana mengatakan, kalau TPS ini berjalan sesuai dengan prosedur juga aman.

"Di sini saat cek sudah bagus. Semua sudah ada semua lengkap," singkatnya.(Juft/Mrdk)

Tags: 
Category: 


from Tokoh http://www.konfrontasi.com/content/tokoh/habibie-jakarta-ujung-tombak-proses-demokrasi-indonesia
via IFTTT


Tidak ada komentar:

Write a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas


Ke atas