GNPF-MUI​ Minta Penghina Gubernur NTB Diproses Hukum

KIBLAT.NET, Jakarta – Umpatan kebencian Steven Hadisurya Sulistyo terhadap Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi turut menarik Wakil ketua GNPF MUI, Ustadz Zaitun Rasmin untuk angkat bicara. Menurutnya umpatan tersebut sangat keterlaluan.

Menurut Zaitun Rasmin, dalam kasus ini Tuan Guru Bajang tidak terkait dengan kesalahan apapun. Oleh sebab itu, adanya penghinaan rasis yang dikeluarkan oleh Steven diharapkan dapat diproses hukum.

“Sangat keterlaluan, kalau kita lihat, Pak Gubernur​ tidak salah apa-apa. ini yang sangat keterlaluan, saya harap ini dapat diproses hukum sebagaimana mestinya,” ungkapnya kepada Kiblat.net, saat ditemui di Jakarta, Rabu (19/04).

Sebelumnya, Masyarakat Muslim Tionghoa melaporkan kasus dugan penghinaan tersebut ke kepolisian. Laporan disampaikan ke Polda Metro Jaya pada Jumat (14/04).

Atas perbuatannya, Steven dikenakan Pasal 16 Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Pasal tersebut mengatur tentang setiap orang yang dengan sengaja menunjukkan kebencian kepada orang lain berdasarkan ras dan etnis.
Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar

The post GNPF-MUI​ Minta Penghina Gubernur NTB Diproses Hukum appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/04/20/gnpf-mui%e2%80%8b-minta-penghina-gubernur-ntb-diproses-hukum/
via IFTTT


Tidak ada komentar:

Write a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas


Ke atas