Gas Sarin ditemukan penyidik internasional

korban serangan kimia suriah termasuk anak-anak (BBC)
Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW) mengumumkan bahwa gas sarin atau zat serupa telah digunakan dalam serangan senjata kimia di Suriah awal bulan ini.

Kesimpulan didapat dari hasil tes "tidak dapat dibantah", sebagaimana dilansir dari BBC.

Sampel dari 10 korban telah dianalisis di empat laboratorium, menurut kepala OPCW, Ahmet Uzumcu.

Tiga sampel diambil dari korban tewas di rumah sakit Turki. Tujuh sampel lainnya diambil dari korban selamat.

"Hasil analisis dari empat laboratorium yang ditunjuk OPCW menunjukkan adanya paparan sarin atau zat mirip sarin. Rincian lebih lanjut dari analisis laboratorium akan menyusul, hasil analisis yang telah diperoleh tidak dapat dibantah," ujarnya.

Misi pencari fakta OPCW siap terjun ke tkp jika situasi keamanan memungkinkan, katanya. Tim akn terus melakukan wawancara dan mengumpulkan sampel.

Serangan ke pihak oposisi Suriah di kota Khan Syeikhun, Idlib, terjadi pada 4 april. Serangan menewaskan sekitar 87 orang.

Video yang beredar mengenai kejadian itu menunjukkan keadaan warga sipil, termasuk anak-anak, yang sedang tersedak dan berbusa di mulut setelah terkena serangan. (BBC Indonesia)

from Risalah TV http://www.risalah.tv/2017/04/gas-sarin-ditemukan-penyidik.html
via IFTTT
Sebarkan Lewat Google Plus

0 comments:

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close