Dikaitkan dengan Terorisme, Tukang Jagal Sapi Jalani Sidang

KIBLAT.NET, Jakarta – Seorang pegawai pabrik kulit, Gatot Witono (48 tahun) menjalani sidang kedua kasus dugaan tindak pidana terorisme. Pria asal Magetan itu dikait-kaitkan dengan kelompok yang sebelumnya ditangkap di Klaten.

Sidang kedua Gatot dengan agenda dengar keterangan saksi ini digelar pada Kamis (20/04) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Agenda sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Eris Sudjarwanto tersebut menghadirkan tiga saksi dari tempat tinggal Gatot.

Ketiganya adalah Yudo Wahyono selaku Lurah Selosari Kecamatan Magetan, Magetan, Sumarno sebagai ketua RT 04/5 kelurahan Selosari dan Muhammad Rivai selaku mantan ketua Rt 04/5 periode 2008/2016.

Ketiganya mengaku kenal dan mengetahui dengan baik keseharian Gatot Witono. Karenanya, Hakim ketua menanyai mereka seputar barang bukti yang dihadirkan Jaksa ke muka persidangan.

Pertamanya, Hakim ketua menanyakan ketiga saksi terkait barang bukti berupa pisau panjang yang disita Densus 88 dari kediaman Gatot. Rivai selaku mantan Ketua RT dan rumahnya hanya berjarak 50 Meter dari kediaman Gatot.

Berdasarkan kesaksianya bahwa Gatot memang menjadi penjagal sapi saat bulan Idhul Adha tiba. Sedangkan pisau panjang yang disita Densus 88 digunakan untuk memotong sapi dan bukan untuk tindakan terorisme.

“Pak Tono memang jadi tukang jagal sapi saat Idhul Adha tiba, dengan goloknya​ sendiri, senjata itu untuk memotong sapi,” ujar Rivai singkat.

Selain itu, Rivai mengatakan, bahwa tindakan Gatot selama bermasyarakat di kampungnya dikenal baik dan bisa bersosialisasi dengan warga lainnya.

“Tidak meresahkan dan juga tidak mencurigakan selama menjadi warga saya,” ungkapnya.

 

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar

The post Dikaitkan dengan Terorisme, Tukang Jagal Sapi Jalani Sidang appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/04/21/dikaitkan-dengan-terorisme-tukang-jagal-sapi-jalani-sidang/
via IFTTT

0 Response to "Dikaitkan dengan Terorisme, Tukang Jagal Sapi Jalani Sidang"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close