BPPD Jabar Tak Tega Jika Harus Menyita Barang Berharga Warga

KONFRONTASI - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung menggelar sosialisasi pajak dan pelayanan pembayaran pajak bumi bangunan (PBB) di Lotte Mart Jalan Soekarno Hatta Bandung, Minggu (16/4/2017).

Ratusan pengunjung rela bertahan mendengarkan sosialisasi karena diselingi hiburan dan pembagian hadiah.

Kepala BPPD Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, sosialisasi digelar di tempat keramaian seperti, mall, car free day dan Alun-alun agar mudah terjangkau dan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ema mengatakan, kegiatan ini untuk menyosialisasikan pajak daerah dan menginformasikan layanan pajak kepada masyarakat agar target pajak sebesar Rp 2,4 triliiun dari 9 mata pajak tercapai .

Sembilan mata pajak yang harus diraih yaitu pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak parkir, pajak penerangan jalan (PPJ ), bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak reklame, pajak air tanah
Ema berharap masyarakat sadar dan patuh bayar pajak karena hasilnya untuk pembangunan Kota Bandung.

Menurut Ema, masih banyak warga Kota Bandung yang belum tahu tentang pajak yang harus dibayar seperti pajak hiburan dikenakan pajak.

Contoh hiburan karaoke dan diskotik pajaknya 35% tapi pemilik tempat hiburan cenderung tidak mematuhi, makanya tahun ini akan tegaskan lagi.

Ema mengakui masih banyak penunggak pajak seperti rumah kost, rumah makan, bahkan hotel bintang menunggak sampai Rp 21 miliar

"Penunggak pajak tak bisa dibiarkan harus ditagih dan pengusaha yang bandel sanksi nya sampai penyitaan barang namun sampai saat ini belum dilakukan penyitaan," ujarnya.

Menurut Ema sanksii penyitaan untuk masyarakat kecil harus ada pertimbangkan karena secara kemausiaan kurang baik.

Ema mengatakan target pajak sebesar Rp 2,4 trlliun untuk membangun trotoar, gedung-gedung layanan pemerintah apalagi tahun ini Pa Walikota memiliki 20 program prioritas aeperti pembangunam RSKIA berstandar intenasional,15 ruas jalan sekelas seperti Dago revitalisasi 4 pasar.

Ema mengatakan jika kesadaran bayar pajk tinggi mengendapkan aspek rasa cinta kepada kota Bandung,bahwa, pajak bukan lagi menjadi sebuah beban tapi pajak sebagian kewajiban yang harus dilakukan.(Juft/Trbn)

Tags: 
Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/bppd-jabar-tak-tega-jika-harus-menyita-barang-berharga-warga
via IFTTT


Tidak ada komentar:

Write a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas


Ke atas