, ,

     KONFRONTASI- Masyarakat rupanya kecewa, tercabik dan marah dengan ringannya tuntutan buat Ahok dalam kasus penistaan agama. Menyikapinya, mulai kemarin, muncul petisi di jagad maya. Isinya, mendesak Presiden Jokowi mencopot Jaksa Agung M Prasetyo, kader Nasdem Surya Paloh, yang dianggap melindungi Ahok. Sampai tadi malam, sudah lebih dua ribu warganet yang memparaf petisi tersebut.

    Sekadar info, dalam sidang Kamis (20/4) lalu, jaksa menuntut Ahok dengan pidana penjara selama satu tahun dengan masa percobaan dua tahun. Jaksa menilai, perbuatan Ahok sudah secara sah, terbukti, dan meyakinkan telah memenuhi unsur pidana dengan pasal alternatif kedua pasal 156 KUHP.

    Pasal 156 KUHP berbunyi, barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

    Sementara untuk dakwaan pertama, yakni Pasal 156a KUHP, Ahok tak dijerat. Dalam pasal itu disebutkan, pidana penjara selama-lamanya lima tahun dikenakan kepada siapa saja yang dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

    Tak lama setelah sidang, Arif Susanto -onliner asal Jakarta- langsung membikin sebuah petisi di laman Change.org. Judulnya, “Segera Copot Jaksa Agung HM Prasetyo”. Dalam pengantarnya, Arif menjelaskan Prasetyo harus segera dicopot lantaran telah merusak tatanan hukum Indonesia.

    Bekas politikus Nasdem itu dianggap sudah terang-terangan menlindungi Ahok dengan cara menunda pembacaan tuntutan dengan alasan tak masuk akal, dan menuntut ringan Ahok. Padahal banyak pelaku kasus penistaan agama lainnya sudah dihukum berat.

    “Ini adalah dagelan hukum karena semua pihak dan lembaga yang memiliki otoritas keagamaan telah menyatakan Ahok bersalah,” tulis Arief, di laman Change.org.  Menurut Arief, ringannya tuntutan jaksa terhadap Ahok telah membuktikan bahwa pemerintahan Jokowi gagal menegakkan supresmasi hukum. “Maka Jokowi harus segera mencopot HM Prasetyo kecuali Jokowi juga andil dalam melindungi si penista agama dan merusak tatanan hukum,” tuntasnya.

    Sampai berita ini ditulis sekitar pukul 8 tadi malam, sudah ada 2.211 pengguna yang memparaf petisi tersebut, yang sebagian di antaranya turut menuliskan komentar. Butuh sekitar 289 tanda tangan lagi agar petisi tersebut mencapai 2.500 agar bisa dikirim ke Jokowi. Mereka yang menuliskan komentar umumnya mengungkapkan kekesalan atas sikap Prasetyo yang dianggap tidak adil dan profesional. “Orang bodoh juga tahu kalau ini hanya dagelan. Sudah saatnya Kejaksaan menunjukkan jadi diri dengan menegakkan hukum bukan jadi mainan politik,” kata Alamsyah Agus. “Pemerintah stop lindungi Ahok,” timpal Mellati Angga. RM
    Share

    Category: 


    from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/bela-ahok-publik-desak-presiden-jokowi-mencopot-jaksa-agung-m-prasetyo-rasa-keadilan
    via IFTTT

    ,

    Serangan udara menewaskan 10 warga sipil Suriah di beberapa tempat

    SURIAH (Arrahmah.com) – Setidaknya 10 warga sipil Suriah meninggal dunia pada Sabtu (22/4/2017), termasuk wanita dan anak-anak, di berbagai tempat di Suriah, menurut laporan ElDorar AlShamia pada Ahad (23/4).

    Di provinsi Daraa, lima orang tewas, empat dari mereka terbunuh oleh sebuah ledakan roket sisa-sisa pemboman Rusia di kota Ehsim dan seorang lainnya yang mobilnya menjadi target pasukan Assad dengan menggunakan rudal di kota Ebtaa.

    Seorang anak kecil meregang nyawa akibat bom cluster yang menargetkan rumah sakit Abidin di selatan provinsi Idlib, sementara seorang wanita dan dua anak-anak tewas dalam serangan Rusia di kota Darat Ezza di barat kota Aleppo dan seorang lainnya tewas dalam pemboman artileri di kota Latamna di provinsi Hama.

    ElDorar menyebutkan bahwa serangan-serangan udara kemarin yang menargetkan rumah sakit Abidin dengan roket-roket cluster dan bunker buster, yang membuat rumah sakit tersebut hancur sepenuhnya dan membuat para petugas medis di dalamnya menderita berbagai luka di Hama. (siraaj/arrahmah.com)



    from Arrahmah.com https://www.arrahmah.com/2017/04/23/serangan-udara-menewaskan-10-warga-sipil-suriah-di-beberapa-tempat/
    via IFTTT

    ,

    Suriah - Pasukan Assad menderita kerugian besar dalam pertempuran dengan mujahidin di pedesaan Hama pada hari Sabtu (22/4/2017).


    Kelompok Jaysh al-Izzah, Jaysh al-Naser dan Jaysh Idlib dapat menghancurkan dan merusak sekitar lima kendaraan militer, serta penghancuran dua peluncur roket dan menewaskan puluhan tentara.



    Jaysh al-Izzah mengumumkan penghancuran tank T72 di garis depan Ghorbal dan tank lain dari model yang sama di Rahbat Khattab, serta menargetkan tiga kendaraan pick-up yang membawa tentara di garis depan "al-Webbda".



    Jaysh al-Naser mengumumkan berhasil merebut kembali desa Sansahar di selatan Halfaya dan penghancuran dua peluncur rudal kornet di Maddjn dan Webbeda.




    Sementara itu, Jaish Idlib, yang ditempatkan di Bagian depan desa Hama menghancurkan sebuah tank T90, yang merupakan model tank Rusia terbaru yang dibawa oleh rezim Assad dalam memerangi mujahidin.

    from UPDATE REVOLUSI SURIAH http://www.kabarsuriah.com/2017/04/pasukan-rezim-suriah-alami-kerugian.html
    via IFTTT

    ,

    Suasana pasca serangan
    Sebuah rumah sakit darurat dalam "gua" di Abdeen, Provinsi Idlib, Suriah, rusak berat akibat serangan pesawat tempur, Sabtu (22/4).

    Beberapa staf terlukam, menurut SOHR. Mereka belum dapat memastikan pelaku serangan.

    Direktur SOHR Rami Abdel Rahman mengatakan, "serangan mengenai rumah sakit yang terletak di sebuah gua di wilayah Abdeen, provinsi Idlib selatan. Itu menyebabkan kerusakan besar, membuat RS tidak dapat beroperasi"

    Lima anggota staf terluka, empat diantaranya masih terjebak di bawah reruntuhan, menurut Rami.

    Sumber lapangan menyatakan ada 3 korban jiwa, beluum dipastikan apakah dokter atau pasien.

    Pesawat Rusia disebut sebagai pelaku serangan menggunakan bom penghancur bunker atau bunker buster.

    Bom ini dirancang untuk menembus beberapa meter ke bawah tanah lalu meledak sehingga menimpulkan efek getaran merusak bagi bangunan gua atau bawah tanah.

    Bangunan RS dirancang sekitar 10 meter di bawah tanah untuk menghindari serangan konvensional.

    Idlib dikuasai oleh pihak oposisi, bersama dengan mantan afiliasi al-Qaeda. Daerah ini kerap ditargetkan oleh rezim Assad dan sekutu Rusia.

    Awal bulan ini, serangan kimia melanda kota Khan Syeikhun, Idlib, menewaskan puluhan warga sipil termasuk anak-anak.

    Sebagian besar masyarakat internasional menyalahkan rezim Suriah atas serangan tersebut.

    AS bahkan meluncurkan 59 rudal jelajah dari kapal perang pada pangkalan udara Suriah yang diduga sebagai tempat serangan diluncurkan.

    Abdeen berjarak delapan kilometer dari Khan Syeikhun. Pasukan rezim menembakkan sebuah roket ke wilayah Abdeen setelah serangan udara, menewaskan seorang pemuda yang bekerja di lapangan.

    Lebih dari 320.000 orang diperkirakan tewas di Suriah sejak konflik dimulai dengan demo damai pada Maret 2011. (Arabnews)

    from Risalah TV http://www.risalah.tv/2017/04/rs-gua-dibom-penghancur-bunker_23.html
    via IFTTT

    ,

    Ilustrasi pemujaan Sapi sebagai hewan suci di India
    Sebuah kelompok "perlindungan Sapi" yang tergabung dalam sayap kanan Hindu diduga menyerang lima orang anggota sebuah keluarga, termasuk gadis kecil di Jammu-Kashmir, Jum'at (21/4), menurut keterangan polisi.

    Kepala polisi daerah Shesh Paul Vaid mengatakan, keluarga tersebut diserang oleh "preman" di daerah Talwara, Reasi.

    Namun pihak keluarga menduga kelompok "perlindungan Sapi" berada di balik serangan.

    Pejabat polisi lainnya mengkonfirmasi, "kelompok yang kerap main hakim sendiri terlibat dalam serangan tersebut".

    Sumber polisi ini mengatakan, enam penyerang telah diidentifikasi terkait insiden di Reasi.

    Menurut korban, penyerang menggunakan tongkat besi untuk memukuli mereka dan mengambil semua ternak.

    Korban terluka termasuk gadis berusia 9 tahun yang mengalami beberapa patah tulang.

    "Mereka memukul kami dengan kejam, entah bagaimana, kami berhasil melarikan diri dari sana. Salah satu anak kami yang berusia 10 tahun, masih hilang. Saya tidak tahu apakah dia hidup atau mati", ujar Naseem Begam, salah satu korban selamat, dalam saluran berita India NDTV

    "Mereka bahkan memukul orang-oran tua dengan sangat keji. Mereka ingin membunuh kami dan melemparkan mayat kami ke sungai", kisahnya.

    Keluarga ini adalah bagian dari suku nomaden. Mereka memiliki 16 ekor Sapi, Kambing dan Domba sebagai ternak.

    Menurut polisi, laporan telah diajukan untuk mengusut para penyerang.

    "Tindakan tegas akan dilakukan terhadap para preman ini", ujar Vaid kepada media.

    Baru-baru ini, beberapa laporan terkait kelompok "perlindungan sapi" menyebarkan teror di kalangan komunitas Muslim India utara.

    Beberapa Muslim dibunuh atau diserang dalam insiden serupa, dengan tuduhan memakan, menyembelih atau memiliki daging Sapi.

    Seperti diketahui, Sapi dianggap hewan suci dalam agama Hindu. Dan India tengah "dikuasai" oleh kelompok sayap kanan Hindu. (Anadolu Agency)

    from Risalah TV http://www.risalah.tv/2017/04/keluarga-muslim-dianiaya-hindu.html
    via IFTTT

    ,

    Keadaan pasca serangan udara di Abdeen, Idlib, Suriah (Arab News)
    Sebuah rumah sakit darurat dalam "gua" di Abdeen, Provinsi Idlib, Suriah, rusak berat akibat serangan pesawat tempur, Sabtu (22/4).

    Beberapa staf terlukam, menurut SOHR. Mereka belum dapat memastikan pelaku serangan.

    Direktur SOHR Rami Abdel Rahman mengatakan, "serangan mengenai rumah sakit yang terletak di sebuah gua di wilayah Abdeen, provinsi Idlib selatan. Itu menyebabkan kerusakan besar, membuat RS tidak dapat beroperasi"

    Lima anggota staf terluka, empat diantaranya masih terjebak di bawah reruntuhan, menurut Rami.

    Sumber lapangan menyatakan ada 3 korban jiwa, beluum dipastikan apakah dokter atau pasien.

    Pesawat Rusia disebut sebagai pelaku serangan menggunakan bom penghancur bunker atau bunker buster.

    Bom ini dirancang untuk menembus beberapa meter ke bawah tanah lalu meledak sehingga menimpulkan efek getaran merusak bagi bangunan gua atau bawah tanah.

    Bangunan RS dirancang sekitar 10 meter di bawah tanah untuk menghindari serangan konvensional.


    Idlib dikuasai oleh pihak oposisi, bersama dengan mantan afiliasi al-Qaeda. Daerah ini kerap ditargetkan oleh rezim Assad dan sekutu Rusia.

    Awal bulan ini, serangan kimia melanda kota Khan Syeikhun, Idlib, menewaskan puluhan warga sipil termasuk anak-anak.

    Sebagian besar masyarakat internasional menyalahkan rezim Suriah atas serangan tersebut.

    AS bahkan meluncurkan 59 rudal jelajah dari kapal perang pada pangkalan udara Suriah yang diduga sebagai tempat serangan diluncurkan.

    Abdeen berjarak delapan kilometer dari Khan Syeikhun. Pasukan rezim menembakkan sebuah roket ke wilayah Abdeen setelah serangan udara, menewaskan seorang pemuda yang bekerja di lapangan.

    Lebih dari 320.000 orang diperkirakan tewas di Suriah sejak konflik dimulai dengan demo damai pada Maret 2011. (Arabnews)


    from Risalah TV http://www.risalah.tv/2017/04/rs-gua-dibom-penghancur-bunker.html
    via IFTTT

    ,

    Pangeran Khaled bin Salman (Arab News)
    Salah satu anak Raja Saudi Salman, Pangeran Khaled bin Salman diangkat menjadi duta besar untuk AS, Sabtu (22/4).

    Ia menggantikan Pangeran Abdullah bin Faisal bin Turki, yang bertugas di Washington selama lebih dari setahun.

    Pangeran Khaled adalah salah satu pilot angkatan udara yang dilatih oleh AS dalam misi anti-ISIS.

    Anak Raja Salman lainnya, yaitu Abdulaziz bin Salman, juga diangkat sebagai Menteri Dalam Negeri Urusan Energi.

    Abdulaziz sudah menjadi pejabat kebijakan energi dan pernah ditunjuk sebagai wakil Menteri Perminyakan pada 2015 lalu.

    Dekrit Kerajaan juga mengumumkan pemberhentian Menteri Informasi dan Kebudayaan, Adel Al-Toraifi. Ia digantikan oleh Dr. Awwad bin Al-Awwad, duta besar Jerman.

    Menteri Telekomunikasi dan IT, Mohammed Al-Suwaiyel, juga digantikan oleh Abdullah bin Amer Al-Sawaha. Menteri Kepegawaian Khaled Al-Arj juga dikeluarkan dari jabatannya.

    Saudi juga membuat perkembangan yang menarik. Mulai saat ini, gubernur daerah akan memiliki wakil. (Arab News/Reuters).

    from Risalah TV http://www.risalah.tv/2017/04/saudi-rombak-pejabat-negara.html
    via IFTTT

    ,

    Pasukan Israel menembaki kelompok pemerintah Assad di pedesaan Quneitra, pada Minggu (23/4). Dua hari lalu, Israel juga melakukan serangan serupa di provinsi ini.

    Media berita Al-Jazeera mengabarkan, serangan menargetkan pasukan rezim di daerah Naba al-Fuwar, provinsi Quneitra, yang juga mencakup wilayah Dataran Tinggi Golan.

    Tiga milisi NDF, dari Pasukan pro Assad, tewas dan dua lainnya terluka, menurut petinggi NDF.



    Tentara Israel pada Jum'at (21/4) mengatakan, pihaknya menargetkan Suriah untuk membalas tembakan mortir ke bagian utara Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

    "Tentara Israel menargetkan sumber serangan", menurut pernyataan tentara tanpa rincian lebih lanjut.

    Serangan Israel menyebabkan kerusakan di wilayah tentara Assad di provinsi Quneitra, menurut media SANA.

    Menurut media corong Assad tersebut, serangan Israel terjadi "setelah usaha kelompok teroris menyusup ke posisi militer Suriah berhasil digagalkan".

    Untuk meraih simpati, rezim Assad menyebut semua kelompok oposisi sebagai "teroris" dan menuduh Israel mendukung mereka.

    Israel menduduki 1.200 km persegi Golan sejak perang 1967, kemudian menganeksasinya dalam sebuah tindakan yang tidak diakui masyarakat internasional.

    Sekitar 510 km persegi Golan masih berada di bawah kendali Suriah.

    Kedua negara masih berperang secara teknis, meski perbatasannya relatif tenang sejak keluarga Assad berkuasa.

    Wilayah bagian itu terkena serangan sporadis dan Israel baru-baru ini melakukan balas dendam.

    Sejak dekade 90-an, rezim Assad dan Israel terlibat "upaya perdamaian" tidak langsung yaang ditengahi AS hingga Turki.

    Rezim menginginkan dikembalikannya Golan sebagai syarat "perdamaian permanen".

    Namun penyerahan batas-batas wilayah yang disengketakan sangat alot dibahas.

    Setelah revolusi pecah, upaya perdamaian dan "tawar-menawar Golan" antara Assad-Israel berhenti.

    Bahkan Israel mengklaim permanen wilayah itu, yang dikecam internasional, termasuk oposisi Suriah. (Al-Jazeera/rslh)

    from Risalah TV http://www.risalah.tv/2017/04/israel-hantam-posisi-tentara-assad.html
    via IFTTT

    ,

    90 warga sipil terbunuh dalam bentrokan di Mosul

    MOSUL (Arrahmah.com) – Sedikitnya 90 warga sipil dilaporkan terbunuh dalam bentrokan mematikan antara pasukan Irak dan gerilyawan ISIS di Mosul barat, lansir WB pada Ahad (23/4/2017).

    Seorang petugas Rapid Response mengatakan bahwa korban telah ditangkap dalam pertempuran antara militan dan pasukan Irak yang berusaha merebut distrik Al-Thawra di sisi barat kota.

    “Sejumlah jasad masih terjebak di bawah puing-puing rumah yang hancur,” kata petugas kepada Anadolu Agency, meminta anonimitas karena pembatasan berbicara dengan media.

    Dia mengatakan lebih dari 30 rumah telah hancur dalam pertarungan di distrik itu.

    Petugas tersebut kemudian menuduh pasukan Irak “kurang memperhatikan keamanan warga sipil” selama pertarungan anti-ISIS.

    “Pasukan bersikeras untuk maju ke daerah sipil, terutama setelah mempertahankan kerugian dalam konfrontasi melawan gerilyawan ISIS,” katanya.

    Menurut perwira Irak, gerilyawan ISIS telah menculik sejumlah sandera saat melarikan diri dari distrik Al-Thawra.

    “Mereka telah membawa sejumlah warga sipil tak bersenjata di bawah todongan senjata ke daerah lain di Mosul barat,” katanya.

    Pada bulan Februari, pasukan darat Irak – yang didukung oleh kekuatan koalisi pimpinan A.S. – memulai operasi baru untuk mengusir militan ISIS dari Mosul barat, kubu terakhir ISIS di Irak utara.

    Serangan yang sedang berlangsung merupakan bagian dari kampanye yang lebih luas yang diluncurkan Oktober lalu dengan tujuan merebut seluruh kota, yang ISIS serang pada pertengahan 2014. (banan/arrahmah.com)



    from Arrahmah.com https://www.arrahmah.com/2017/04/23/90-warga-sipil-terbunuh-dalam-bentrokan-di-mosul/
    via IFTTT

    ,

    Ilustrasi kegiatan ekonomi
    Gubernur Makkah Pangeran Khalid al-Faisal akan meluncurkan tambang dan pabrik al-Duwaihi hari Senin (24/4) esok, beserta sejumlah proyek infrastruktur pertambangan lainnya di wilayah Mekkah.

    Al-Duwaihi merupakan tambang emas terbesar di Kerajaan Saudi. Tambang ini dimiliki dan dikelola oleh Saudi Arabian Mining Co (Maaden).

    Proyek infrastruktur lain di daerah itu meliputi pembangunan pipa sepanjang 450 km untuk mengangkut air limbah dari Taif ke al-Duwaihi.

    Dan pembangunan jalan sepanjang 117 km yang menghubungkan al-Duwaihi dengan jalan raya Riyadh-Taif.

    Investasi Maaden di tambang dan proyek infrastruktur terkait lebih dari SR1.5 miliar ($ 400 juta).

    Sekitar 150 peluang kerja terbuka bagi pemuda Saudi, 70 persen di antaranya berasal dari desa-desa terdekat, dan 200 pekerjaan secara tidak langsung melalui kontraktor pemenuhan operasional tambang.

    Lebih dari 30 trainee dari daerah tetangga telah menyelesaikan pelatihan di Institut Pertambangan Saudi di Arar, yang didirikan oleh Maaden bekerjasama dengan Technical and Vocational Training Corp.

    Mereka juga telah tergabung dalam pekerjaan di al-Duwaihi.

    Sebanyak 57 warga Saudi lainnya juga bergabung dengan Saudi Institute of Mining di Arar untuk mengikuti kursus tiga tahun.

    Mereka dipersiapkan melakukan operasi tambang di wilayah ini di masa mendatang. (Arabnews)

    from Risalah TV http://www.risalah.tv/2017/04/mekkah-akan-buka-tambang-emas.html
    via IFTTT


Ke atas