Berikut Video Detik-detik Ledakan Yang Diduga Bom di Terminal Kampung Melayu

Lingkarannews.com Jakarta- Media sosial memang cara ampuh untuk secepatnya informasi menjadi viral, dan salah satunya adalah peristiwa yang baru saja terjadi di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur

Ledakan yang diduga bom bunuh diri, terekam dan langsung dishare dilaman Youtube oleh salah satu netizen, berikut videonya:

Diketahui dua kali ledakan terjadi, dan masih dalam proses pemeriksaan pihak kepolisian

 

Red

 



from Lingkaran News http://lingkarannews.com/berikut-video-detik-detik-ledakan-yang-diduga-bom-di-terminal-kampung-melayu/
via IFTTT

Dituduh Bertentangan dengan Pancasila, Ini Jawaban HTI

KIBLAT.NET, Jakarta – Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia, Ismail Yusanto menegaskan bahwa asas Islam yang dianut oleh HTI tidak dapat disebut bertentangan dengan Pancasila. Ia menuturkan bahwa dalam undang-undang diperkenankan bila suatu organisasi kemasyarakatan berasaskan berdasarkan agama Islam.

“HTI adalah organisasi dakwah berasas Islam. Mengenai asas Islam, diperkenankan di dalam undang-undang ormas. Didalam undang-undang ini disebutkan, berasaskan Pancasila atau asas lain yang tidak bertentangan dengan Pancasila,” tegasnya pada Selasa (23/05) di 88 Kasablanka Office Tower,Tebet, Jakarta Selatan.

Sebagaimana diketahui, Menkopolhukam Wiranto pada awal Mei lalu resmi memutuskan akan mengambil langkah hukum untuk membubarkan HTI. Pemerintah beralasan bahwa keputusan itu diambil lantaran kegiatan HTI dianggap bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Ismail menyebutkan bahwa Islam tidak bisa disebut sebagai hal yang bertentangan dengan Pancasila. Maka, HTI bersikukuh akan terus mempertahankan asas tersebut dalam organisasinya.

“Islam ini tidak disebut sebagai suatu yang bertentangan dengan Pancasila. Oleh karena itu, tidak ada keperluannya sama sekali untuk mempermasalahkan asas ini. Apalagi kemudian meminta pengubahan termasuk mempertanyakan,” tukasnya.

 

 

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad

The post Dituduh Bertentangan dengan Pancasila, Ini Jawaban HTI appeared first on Kiblat.



from Kiblat /2017/05/24/dituduh-bertentangan-dengan-pancasila-ini-jawaban-hti/
via IFTTT

Dugaan ledakan di Kampung Melayu masih diselidiki polisi

Lingkarannews.com Jakarta- Dugaan ledakan di wilayah Kampung Melayu Jakarta Timur saat ini diselidiki  Polres Metro Jakarta Timur.

“Sedang dicek oleh anggota kami,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Andry Wibowo saat dikonfirmasi di Jakarta Rabu.

Andry mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab ledakan tersebut.

Untuk Sementara Ledakan yang terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, diduga bom. Laporan tersebut disebutkan reporter iNewsTV, Rio Manik dari lokasi kejadian.

“Diduga ada bom, ditaruh di parkiran motor dekat toilet, di Terminal Kampung Melayu,” jelas Rio Manik di lokasi, Rabu (24/5/2017).

Dari ledakan tersebut terdapat dua korban yang salah satunya anggota polisi. Tim Gegana pun sedang menyisir lokasi ditemukan bom tersebut.

“Ada dua korban salah satunya polisi, mereka luka di kaki, dia sempat minta tolong tadi, polisi sedang sweeping di lokasi ada Tim Gegana,” jelas Rio Manik.(ANTARA|Sindonews)

 

ADW

 



from Lingkaran News http://lingkarannews.com/dugaan-ledakan-di-kampung-melayu-masih-diselidiki-polisi/
via IFTTT

Fadli Zon: Presidential Threshold Sudah Basi

KONFRONTASI-Penggunaan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold pada Pemilu Serentak 2019 dinilai sudah tak relevan. Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Gerindra Fadli Zon pun mempertanyakan alasan sejumlah fraksi yang bersikeras mempertahankan presidential threshold.

“Jadi, ketentuan threshold 2014 itu tidak bisa dipakai untuk Pemilu Serentak 2019. Itu sudah basi, jadi tidak mungkin dipakai,” katanya di lobi Gedung Nusantara III, Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Rabu (24/5/2017).

Fadli mencontohkan, dari segi keterpilihan partai politik penerapan presidential threshold tak tampak relevansinya. Gerindra sewaktu awal berdiri pernah mendapatkan elektabilitas sebesar 5%. Bahkan, ada masa dukungan terhadap partai berlambang burung Garuda tersebut turun ke titik 4,46%.

Kemudian, pada Pemilu 2014, Prabowo Subianto Cs meraup popularitas hampir 12%. Sehingga, kata Fadli, keterpilihan partai politik yang sangat dinamis tersebut harus menjadi pertimbangan penting.

Fadli berharap, alasan-alasan logis semacam itulah yang bisa dipahami betul oleh sejumlah fraksi yang masih getol menentukan ambang batas pencalonan presiden, berdasarkan kemenangan kursi di parlemen.

“Saya kira ini yang harus dipahami. Dengan demikian setiap parpol bisa mencalonkan presidennya masing-masing atau mengerucut pada orang-orang tertentu,” ujarnya.

Perdebatan soal presidential threshold belum kunjung kelar di tingkat panitia kerja (panja). Adapun, PDIP, Nasdem, Golkar dan PKS mengambil sikap yang sama dengan pemerintah, kekeuh mematok presidential threshold pada 20-25%.

Sementara PKB mengusulkan ambang batas pencalonan presiden dan parlemen untuk pemilu 2019 disamakan, yakni 5%. Sisanya ada lima fraksi yang sekarang berupaya meniadakan ketentuan presidential threshold tersebut.[mr/okz]

Tags: 
Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/fadli-zon-presidential-threshold-sudah-basi
via IFTTT

Setelah Cabut Banding, Ahok Mengundurkan Diri

KONFRONTASI-Pihak keluarga membenarkan bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengundurkan diri dari jabatan Gubernur DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikan oleh Fifi Letya Indra Purnama, adik yang juga kuasa hukum Ahok dalam perkara penodaan agama

Keputusan tersebut diambil usai Ahok mencabut banding atas vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"Iya benar, Pak Basuki mengundurkan diri Selasa (23/5/2017) kemarin," kata Fifi, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Rabu (24/5/2017) malam.

Hanya saja, Fifi enggan mengungkapkan apakah pengunduran diri tersebut berhubungan dengan pencabutan banding atas vonis penjara dua tahun oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Dikabarkan, Ahok telah resmi menandatangani surat pengunduran diri dan telah dilayangkan ke Kementerian Dalam Negeri.[mr/ts]

Tags: 
Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/setelah-cabut-banding-ahok-mengundurkan-diri
via IFTTT